HELOINDONESIA.COM - Video yang diunggah akun STresnowat1 di media sosial Twitter menjadi trending setelah membuat utasan menohok pada partai penguasa PDIP.
Rekaman Kompas TV yang dibuat pada Jumat (19/5/ 2023) kembali di-posting akun tersebut dan memperlihatkan kedatangan bakal Capres dari Partai Gerindra Prabowo Subianto dan makan malam bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
"Merasa terlalu sering direndahkan oleh Megawati, Jokowi lewat anaknya memberi sinyal terang benderang.
Jokowi mbalelo memberi dukungan ke Prabowo," utas STresnowat1 yang dilihat Heloindonesia pada Minggu (21/5/2023).
"Tak mengherankan pula ke depannya orang-orang PDIP akan teriak "Jadi presiden harus netral dong"," tambahnya.
Utasannya mendapat beragam komentar dari netizen.
Akun Tengkorak_Maut membalas postingan itu dengan menyebut bahwa itulah sejatinya politik.
Menurutnya, Jokowi tidak seharusnya tunduk dengan penguasa partai.
Baca juga: Golkar Beri Sinyal Gabung ke KKIR, Cak Imin : Pak Airlangga Bergabung Tapi Tidak Cawapres
"Sekarang bukan era 60an. Orang harus punya pendirian. Jika dirasa tindakan atau implementasi dalam partai sudah tidak berjalan pada jalur yg sebenarnya, itu harus di lawan," ujar Tengkorak_Maut.
Dia memuji sikap Jokowi yg mencoba melawan bias-bias politik yang tidak bagus itu.
"Terserah mau dikatain penghianat, penyelewengan atau apalah sebutannya. Saya menilai bahwa Gibran itu sosok yang dewasa dalam berpolitik meski usianya masih muda," tambahnya.
"Calon Presiden itu sejatinya pilihan rakyat dan bukan pilihan atau atas dasar kesukaan ketum partai," tandasnya.
Sementara itu, akun Anak_Ogy menyatakan bahwa Prabowo bohong & korbankan gibran dengan kedatangannya ke Solo.
"Prabowo mengaku kaget disambut relawan Jokowi & Gibran. Padahal, mayoritas yang hadir adalah kader Gerindra," ungkap Anak_Ogy.
Utasan yang disertai video itu membuka kilas balik bahwa saat Gibran maju sebagai calon Wali Kota Solo saat itu salah satu partai pengusungnya adalah Partai Gerindra.
Dalam video itu, terdapat caption bahwa Prabowo mengaku kaget disambut relawan Jokowi dan Gibran.
Baca juga: 7 Langkah Facial ini Bisa Kamu Coba, Jaga Kesehatan dan Kecerahan Kulit Wajah
"Padahal pertemuan itu direkayasa kader Partai Gerindra Solo. Prabowo sengaja minta waktu ketemu Gibran agar seolah-olah dapat dukungan," utasnya.
Dalam video itu juga terdapat rekaman Gibran yang menyatakan bahwa sebagian besar yang datang itu kader Gerindra dan lain-lain.
"Fungsi saya di situ menjemput beliau sebagai menteri. Kalau masalah pencapresan saya tidak ikut-ikut kemarin, nggih," papar Gibran.
Gibran menegaskan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai yang membesarkannya.
Baca juga: Dua Kader Didukung PSI Jadi Cagub DKI, Begini Tanggapan Fraksi Golkar
"Partai yang membesarkan saya, mendidik saya, menyekolahkan saya," tandas Gibran dalam pernyataannya di video yang diunggah akun Anak_Ogy.