Kampanye Pertama, Mirza-Jihan ke Desa 3 T di Pulau Sebesi dan Wayharu

Rabu, 25 September 2024 11:49
Mirza-Jihan (Foto Rls/Hajim) Helo Lampung

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM – Hari pertama kampanye Pilgub Lampung 2024, pasangan muda energik langsung "terbang" ke desa-desa tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Provinsi Lampung.Rabu (25/9/2024).

Menurut timnya, pilihan kampanye pertama ke desa-desa 3T, sebagai langkah awal komitmen kedua pasangan calon kepala daerah untuk memperbaiki taraf kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.

Calon Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) menemui warga di Pulau Sebesi, Desa Tejang, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Calon Wakil Gubernur Jihan Nurlela Chalim (JNC)ke Desa Wayharu, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat. Kawasan tersebut terkucil karena akses jalan hanya melewati kawasan TNBBS.

Keduanya berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan permasalahan yang dihadapi, dan meninjau berbagai pembangunan di daerah tersebut.

Mirza menegaskan pentingnya memperhatikan desa-desa yang masuk dalam kategori 3T. "Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dimulai dari wilayah 3T di Lampung," katanya.

Dia berjanji akan istiqomah. "Doakan kami terus memiliki kekuatan untuk berjuang demi masyarakat Lampung," ujarnya.

Di Desa Tejang, Kecamatan Rajabasa, masyarakat Pulau Sebesi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari akses transportasi yang terbatas hingga kendala infrastruktur dan akses internet yang minim.

Mirza melihat potensi alam desa ini yang melimpah dan menjanjikan, namun masih terkendala oleh isolasi geografis.

Pada bulan Agustus lalu, tim SEDESA RMD telah melakukan ekspedisi ke Desa Tejang selama empat hari, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pengembangan infrastruktur dan pemberdayaan sosial ekonomi. 

Ekspedisi ini mengidentifikasi beberapa kebutuhan mendesak, seperti layanan administrasi desa dan pembangunan infrastruktur dasar yang lebih baik.

Sementara itu, Jihan mengunjungi Desa Wayharu, salah satu desa yang juga tergolong 3T. Desa ini menghadapi tantangan yang mirip dengan Desa Tejang, terutama terkait akses transportasi dan infrastruktur internet yang minim.

Dalam kunjungan tersebut, Jihan menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur digital untuk meningkatkan akses informasi dan pelayanan administrasi bagi masyarakat setempat. 

Desa Wayharu juga menjadi fokus tim SEDESA RMD dalam ekspedisi pada akhir Agustus 2024, dengan upaya untuk membangun akses internet dan infrastruktur dasar lainnya.

Mirza dan Jihan berkomitmen untuk menjadikan pembangunan desa-desa 3T sebagai prioritas utama dalam program kerja mereka. Guna memastikan seluruh masyarakat Lampung, terutama yang berada di wilayah terpencil, dapat menikmati hasil pembangunan yang adil dan merata.

Dengan kunjungan ke wilayah 3T ini, pasangan Mirza-Jihan menunjukkan komitmen nyata dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di daerah tertinggal. 

Mereka berharap melalui program-program strategis yang akan mereka usung ini, Lampung dapat menjadi provinsi yang lebih inklusif dan sejahtera bagi seluruh warganya.(Rls/Hajim)panye pertama ke desa-desa 3T, sebagai langkah awal komitmen kedua calon kepala daerah memperbaiki taraf kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.

Calon Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) menemui warga di Pulau Sebesi, Desa Tejang, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Calon Wakil Gubernur Jihan Nurlela Chalim (JNC)ke Desa Way Haru, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat. Kawasan tersebut terkucil karena akses jalan hanya melewati kawasan TNBBS.

Keduanya berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan permasalahan yang dihadapi, dan meninjau berbagai pembangunan di daerah tersebut.

Mirza menegaskan pentingnya memperhatikan desa-desa yang masuk dalam kategori 3T. "Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dimulai dari wilayah 3T di Lampung," katanya.

Dia berjanji akan istiqomah. "Doakan kami terus memiliki kekuatan untuk berjuang demi masyarakat Lampung," ujarnya.

Di Desa Tejang, Kecamatan Rajabasa, masyarakat Pulau Sebesi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari akses transportasi yang terbatas hingga kendala infrastruktur dan akses internet yang minim.

Mirza melihat potensi alam desa ini yang melimpah dan menjanjikan, namun masih terkendala oleh isolasi geografis.

Pada bulan Agustus lalu, tim SEDESA RMD telah melakukan ekspedisi ke Desa Tejang selama empat hari, dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pengembangan infrastruktur dan pemberdayaan sosial ekonomi.

Ekspedisi ini mengidentifikasi beberapa kebutuhan mendesak, seperti layanan administrasi desa dan pembangunan infrastruktur dasar yang lebih baik.

Sementara itu, Jihan mengunjungi Desa Way Haru, salah satu desa yang juga tergolong 3T. Desa ini menghadapi tantangan yang mirip dengan Desa Tejang, terutama terkait akses transportasi dan infrastruktur internet yang minim.

Dalam kunjungan tersebut, Jihan menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur digital untuk meningkatkan akses informasi dan pelayanan administrasi bagi masyarakat setempat.

Desa Way Haru juga menjadi fokus tim SEDESA RMD dalam ekspedisi pada akhir Agustus 2024, dengan upaya untuk membangun akses internet dan infrastruktur dasar lainnya.

Mirza dan Jihan berkomitmen untuk menjadikan pembangunan desa-desa 3T sebagai prioritas utama dalam program kerja mereka. Guna memastikan seluruh masyarakat Lampung, terutama yang berada di wilayah terpencil, dapat menikmati hasil pembangunan yang adil dan merata.

Dengan kunjungan ke wilayah 3T ini, pasangan Mirza-Jihan menunjukkan komitmen nyata dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di daerah tertinggal.

Mereka berharap melalui program-program strategis yang akan mereka usung ini, Lampung dapat menjadi provinsi yang lebih inklusif dan sejahtera bagi seluruh warganya.(Rls/Hajim)

 - 

Berita Terkini