LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Alzier Dianis Thabranie (ADT) menyatakan akan merebut kembali kepemimpinan Partai Golkar Lampung yang pada periode ketiganya "terenggut" DPP Partai Golkar pada awal September 2006.
"Memang saya harus ambil lagi, rebut lagi, gak ada urusan. Saya akan lawan siapapun yang akan menghambat dari DPP Golkar," ujarnya lewat video yang diperoleh Helo Indonesia, Senin (21/10/2024).
"Pendongkelan" ADT sempat diwarnai insiden kekerasan. Sekelompok massa yang ingin menduduki sekretariat DPD I Golkar Lampung menghajar loyalis gubernur terpilih tahun 2002 hingga ada yang harus masuk rumah sakit.
Dia kemudian digantikan sementara Ketua Koordinator Bidang Kajian Strategi dan SDM DPP Golkar Letnan Jendral (Purn) Lodewijk Friedrich Paulus sebelum Arinal Djunaidi terpilih secara aklamasi lewat Musdalub, Rabu (14/12/2016).
Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD I Partai Golkar Lampung akhirnya memutuskan secara aklamasi Mantan Sekdaprov Lampung Arinal Djunaidi menggantikan ADT.
Setelah dicopotnya Arinal, ADT ingin memimpin kembali partai ini didorong keprihatinannya dengan kondisi Golkar saat ini yang amburadul. Banyak kader yang menginginkan dirinya kembali memimpin Partai Golkar, katanya.
Menurut dia, peluangnya besar, sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Depinas SOKSI periode 2020-2025 mewakili SOKSI Lampung, dirinya otomatis jadi dewan formatur jika digelar musdal. "Saya juga kader partai, mantan ketua partai," tandasnya.
Ketum DPP Golkar Bahlil Lahadalia mencopot Arinal Djunaidi dari kursi ketua DPD Golkar Lampung dan digantikan sosok politikus dan organisatoris Adies Kadir sebagai pelaksana tugas (Plt) selama empat bulan.
Jelang Pilgub 2024, Arinal Djunaidi membelot ke PDIP sebagai petahana calon gubernur Lampung. Padahal, DPP Golkar mencalonkan Rakhmat Mirzani Djausal (RMD) sebagai gubernur Lampung periode 2024-2029.
Surat penunjukan itu bernomor Skep-17/DPP/Golkar/X/2024 tertanggal 4 Oktober 2024 dan ditandatangani oleh Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji.
Dalam surat itu, Adies Kadir ditugaskan untuk mempersiapkan dan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Provinsi Lampung sesuai dengan peraturan yang berlaku paling lambat empat bulan terhitung sejak surat keputusan DPP Golkar. (HBM)
-