Helo Indonesia

Alasan Kenapa Banyak yang Meninggal Dunia Saat Ibadah Haji, Faktor Fisik, Usia dan Cuaca Sangat Berpengaruh

Malda - Ragam
Kamis, 20 Juni 2024 11:07
    Bagikan  
Foto
@jiyauddin_x10

Foto - Ibadah Haji

HELOINDONESIA.COM - Saat ini tengah viral beredar video yang memperlihatkan diduga beberapa jenazah jemaah haji yang tergeletak di pinggir jalan ditutupi oleh kain. Sebenarnya kenapa saat ibadah haji para jemaah bisa sampai meninggal dunia ?

Ibadah Haji merupakan ibadah yang wajib dilakukan jika orang tersebut mampu untuk menunaikannya, yang digelar biasanya setahun sekali dengan jutaan orang dari seluruh dunia yang beragama muslim akan berkumpul di makkah, arab saudi. 

Ibadah haji merupakan ibadah fisik yang menuntut aktivitas bergerak dan berjalan kaki secara terus menerus.

Para Jemaah haji membutuhkan ketahanan sistem fungsi kardiorespirasi dan neuromuskuloskeletal yang optimal agar jemaah mampu menjalaninya dengan kemampuan istitha’ah yang maksimal.

Baca juga: VIRAL VIDEO ! Jemaah Haji Diduga Meninggal Dunia Tergeletak di Jalanan Makkah, Arab Saudi Karena Cuaca Panas Ekstrim

Menurut diplomat kepada media Prancis AFP menyebutkan kalau setidaknya ada 550 orang yang tewas saat menunaikan ibadah haji tahun 2024.

Dan pihak Arab saudi dikabarkan juga merawat lebih dari 2.000 jemaah yang menderita heatstroke.

Apalagi saat ini Arab Saudi tengah dilanda oleh cuaca panas ekstrem yang berlangsung sudah lebih dari sepekan. Dengan suhu yang titik tertingginya ada di 52 derajat celcius.

Jadi selain pasti akan sangat kelelahan para jemaah haji yang rata-rata sudah lansia harus bertarung dengan suhu panas ekstrem.

Pada jemaah lansia, kondisi tubuh mudah terpengaruh oleh suhu cuaca yang ekstrem panas dan adaptasi terhadap aktivitas yang menuntut gerak cepat.

Hal ini meningkatkan risiko jatuh, yang dapat mengakibatkan terkilir, cedera otot (muscle sprain), cedera pergelangan kaki, bahkan patah tulang pergelangan tangan, pinggul, paha atau kaki pada jemaah lansia.

Kondisi ini mengakibatkan angka kesakitan, meningkatnya ketergantungan, serta risiko disabilitas.

Cuaca ekstrem juga berpotensi membuat jemaah mengalami yang menyebabkan disorientasi/delirium, mengganggu sistem pernapasan, mengiritasi saluran pernapasan bagian atas, dan meningkatkan risiko radang tenggorokan akibat udara panas, debu, dan kurangnya hidrasi pada lapisan pelembab saluran pernapasan atas.

Maka dari itu kita sebagai umat muslim yang hendak melaksanakan ibadah haji harus mempersiapkan juga fisik yang prima, namun jika memang sudah usia renta memang harus ada yang bisa mendampingi ketika melakuka setiap ibadahnya.

Baca juga: JADWAL EURO 2024 : Ada Double Big Match Denmark vs Inggris dan Spanyol vs Italia !

VIRAL VIDEO JENAZAH TERGELETAK DI JALANAN MAKKAH

Video tersebut diunggah oleh akun X @yo2thok dalam ada 3 video yang diunggah memperlihatkan jemaah haji yang sudah tergeletak di pinggir jalanan Makkah, Arab Saudi.

Jenazah yang diduga jemaah haji itu terlihat tergeletak sambil ditutupi oleh selembar kain, ada juga jenazah yang duduk di kursi roda, si perekam video sambil merekam juga terdengar mengucap Innalillahi wa innaillaihi rajiun saat melihat jenazah di sepanjang jalan.

Dugaan sementara para jenzah itu meninggal akibat cuaca panas terik di Arab Saudi.

Seperti yang sudah diketahui suhu di Arab Saudi memang terbiasa panas, tetapi panas yang berlangsung pada sepekan ini bahkan lebih disebut suhu panas ekstrem. Pernah tercatat kalau suhu udara disana mencapai 45-52 derajat celcius.