Helo Indonesia

Didemo Pemilik Ruko Caplok Bahu Jalan, Ketua RT Pluit Cemas : Saya Harap Polisi Preventif

Drajat Kurniawan - Ragam
Kamis, 25 Mei 2023 17:20
    Bagikan  
Ketua RT Pluit Riang Prasetya
Foto : Tangkapan Layar

Ketua RT Pluit Riang Prasetya - (Ist)

HELOINDONESIA.COM - Pemprov DKI memutuskan untuk melakukan pembongkaran ruko yang dianggap menyerobot badan jalan dan saluran air di Pluit, Jakarta Utara sejak kemarin, Rabu 24 Mei 2023.

Buntut dari keputusan tersebut, karyawan dan pemilik ruko di Jalan Niaga, Blok Z Utara dan Selatan RT 011 RW 03 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, beramai-ramai mengelar aksi protes.Mereka menuntut, Ketua RT 011 Riang Prasetya turun dari jabatannya.

Menanggapi demi tersebut, Ketua RT 011/03 di Pluit, Riang Prasetya, mengatakan, demi yang dilakukan karyawan dan pemilik ruko tersebut membuatnya merasa khawatir. 

Baca juga: Firli Bahuri Cs Menjabat Hingga Tahun Depan Setelah MK Putuskan Tambah Masa Jabatan Pimpinan KPK

Karena itu, dia meminta perlindungan dari pihak kepolisian. Karena dia beralasan Setiap warga negara pasti membutuhkan kenyamnan.

"Diminta atau tidak diminta, pasti masyarakat membutuhkan. Setiap warga pasti berharap adanya aparat kepolisian ikut serta. Apalagi dalam permasalahan ini, pasti saya membutuhkan," katanya di, Jakarta, Kamis (25/5/2023).

Riang berharap, pihak kepolisian tidak tinggal diam terhadap permasalahn protes karyawan dan pemilik ruko yang dibongkar itu. Menurut dia, pihak kepolisian perlu memberikan keamanan, ketentraman dan keselamatan jiwa setiap warga. 

Baca juga: Coach Shin Tae-yong Puji Erick Thohir, Hadirkan Argentina untuk Latih Tanding Timnas Indonesia

"Kita berharap pihak Polri melakukan tindakan preventif, tindakan pencegahan. Dan saya sangat membutuhkan (perlindungan)," ujarnya.

di tempat lain, para pemilik rumah toko (ruko) di Pluit Karang Niaga, Penjaringan, Jakarta Utara belasan, usaha mereka berkaitan dengan makanan dan minuman karena itu saluran air akhirnya ditutup.

Pemilik ruko Hawker Vincent mengatakan, Ika saluran air tidak ditutup, akan menimbulkan aroma tidak sedap. Sehingga dikhawatirkan akan membuat pelanggan enggan mendatangi retorannya. 

Baca juga: Disorot Kantor Rekanan Fiktif, Dinas BMBK Lampung Bantu Klarifikasi

 "Kita khawatir banyak binatang naik dari saluran air seperti kecoa, tikus, dan lain-lain. Selain itu saluran air juga ditutup supaya tidak mengeluarkan aroma kurang sedap," katanya, Selasa (24/5/2023).