LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Taman Kupu-Kupu Gita Persada telah menyiapkan 6000 bibit dari 65 spesies tanaman buat Taman Kehati Lampung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Baru, Pemprov Lampung, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan.
Anshori Djausal dan Herawati yang telah mengkonservasi puluhan tahun Taman Kupu-Kupu Gita Persada telah menyiapkan bibit buat keragaman hayati sebanyak itu sejak setahun lalu untuk ditanam di Lampung Biodiversity Park.

Mereka menargetkan dua tahun tertanam 200 spesies yang diprioritaskan tanaman lokal bernilai budaya seperti tanaman buat bumbu, pengobatan, bungkus makanan, ritual adat, kerajinan, pewarna, dan lain-lain.
Tanaman lainnya yang akan menjadi koleksi Lampung Biodiversity Park adalah pohon lokal yang berperan menyediakan makanan dan tempat berlindung bagi satwa setempat, misalnya beberapa spesies burung dan serangga yang bergantung pada jenis tanaman tertentu.
Tanaman lokal yang unik juga target koleksi Lampung Biodiversity Park, misalnya bunga Raflesia arnoldi, bunga terbesar di dunia yang berwarna merah muda yang cerah dan bunga soga (Cassia fistula yang bunganya kuning banyak di hutan Lampung.
"RTH seluas 25 hektare, kita harapkan bukan sekadar kawasan penghijauan, tapi juga menyimpan koleksi tanaman," ujar Anshori Djausal pada hari kedua Pelatihan Kader Sahabat Kehati Lampung, Kamis (14/11/2024).
Pelatihan yang diadakan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Lampung ((KLH) Pemprov Lampung itu diadakan di Taman Kupu-Kupu Gita Persada, Jl. Wan Abdurahman, Kemiling, Rabu-Minggu (13-17/11/2024).
Anshori Djausal melihat tak tertutup kemungkinan Lampung Biodiversity Park sepuluh tahun yang akan datang sudah menghadirkan keeagaman hayati hutan tropis Lampung berkelas dunia.
"Banyak tanaman yang sudah sulit didapatkan di alam liar yang sempat menjadi bagian dari budaya masyarakatnya yang dapat kita lestarikan di Taman Kehati Lampung.
Untuk persiapannya, KLH Pemprov Lampung bersama Taman Kupu-Kupu Gita Persada mengkader l 40 peserta dari berbagai layar belakang, profesi, dan berbagai daerah ikut Pelatihan Kader Sahabat Kehati Lampung.
Mereka diharapkan memahami pentingnya dan dapat berkontribusi untuk mewujudkan Lampung Biodiversity Park kebanggaan daerah ini. (HBM)
-
