Helo Indonesia

Pameran Batu dan Pusaka di Pasar Dargo Semarang Ramai Pengunjung di Hari Terakhir

Ajie - Ragam
58 menit lalu
    Bagikan  
Pameran Batu dan Pusaka di Pasar Dargo Semarang Ramai Pengunjung di Hari Terakhir

Bursa Pameran Bursa Pameran Batu Nusantara, Permata, Pusaka, dan Antikan di Pasar Dargo dipenuhi pengunjung di hari terakhir

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pengunjung Bursa Pameran Bursa Pameran Batu Nusantara, Permata, Pusaka, dan Antikan pada hari terakhir, Minggu 4 Oktober 2026 di Pasar Batu Dargo Jalan Dr Cipto Semarang cukup ramai.

Ketua Paguyuban Semar Bersatu, Drs Ahmad Muhaimin SIKom, MPd, MH mengatakan, para pengujung rata-rata pemain batu dari sejumlah daerah. Mereka di antaranya penggemar batu akik nusantara, batu gambar dan pusaka.

''Alhamdulillah animo masyarakat cukup baik. Bahkan, ada mengusulkan agar kegiatan serupa nanti digelar tiga hari,'' katanya.

Baca juga: Perkuat Sinergi Akademik, Tim Tenis USM dan FTP UGM Gelar Friendly Match

Para pedagang yang meramaikan pameran tersebut antara lain berasal dari Jakarta, Surabaya, Banyumas, Salatiga, Solo, Tegal, Pekalongan, dan tuan rumah Semarang.

''Kegiatan ini diikuti 45 stan dari berbagai kota di Indonesia. Pengunjung bisa menikmati berbagai macam-macam batu nusantara, batu permata, berbagai jenis keris dan barang antikan,'' katanya.

Dia mengatakan, para pengunjung dipuaskan dengan berbagai macam batu yang dijual di stand, antara lain Batu Garut, Batu Bacan, Batu Fokay, Batu Cempaka, Batu Anggur, Batu Kinyang, Batu Chalcedony, Batu Amethys/Kecubung, Batu Sisik Naga, Batu Kalimaya, Batu Pandan, Batu Garut, Batu Cempaka, Batu Baturaja, Batu Idocarase, Batu Klawing, Batu Anggur, Batu Nabire.

''Batu nusantara banyak diminati masyarakat, karena warnanya, kualitas batunya, dan keunikannya. Batu Bacan masih menjadi incaran para pengunjung,'' ungkapnya.

Baca juga: Memulihkan yang Terbukti Tak Bersalah: Saat Vonis Bebas Belum Menghapus Noda Tuduhan

Dia berharap, kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat hubungan antarpecinta batu akik dari seluruh Nusantara. Selain itu menghidupkan perdagangan batu akik, permata, keris dan antikan di Kota Semarang.

''Saya atas nama paguyuban Semar Bersatu mengucapkan terima kasih kepada para komunitas batu, kolektor batu dan pusaka yang telah berpartisipasi dalam pameran batu di Pasar Akik Dargo. Mudah-mudahan, ke depan kami bisa menggelar kegiatan lagi yang lebih besar,'' ungkap dosen Universitas Semarang (USM) itu. (Aji)