Helo Indonesia

Murah Bukan Berarti Murahan, Berikut 10 Manfaat Tahu untuk Kesehatan

Syahroni - Ragam
Kamis, 3 Agustus 2023 15:38
    Bagikan  
Tahu atau tofe.
pixabay

Tahu atau tofe. - Manfaat tahu untuk kesehatan.

HELOINDONESIA.COM -

Tahu merupakan salah satu bahan makanan yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Selain karena harganya yang murah, tahu menjadi menu pavorit banyak orang karena kandungan gizinya yang tinggi.

Bahan makanan yang terbuat dari endapan perasan biji kedelai yang mengalami koagulasi ini diketahui mengandung protein tinggi dan asam amino yang baik untuk tubuh. Dengan begitu, tahu memiliki potensi untuk menunjang kesehatan tubuh manusia.

Berikut kami rangkum dari berbagai sumber manfaat tahu untuk kesehatan tubuh Anda.

1. Menjaga kesehatan jantung

Beberapa penelitian telah mengaitkan kedelai dengan penurunan risiko penyakit jantung dan manfaat untuk kesehatan jantung secara keseluruhan.

Satu ulasan tahun 2017 menemukan bahwa makan makanan berbahan dasar kedelai dapat mengurangi faktor risiko masalah jantung dengan menurunkan tekanan darah, gula darah, dan peradangan.

Baca juga: Hari Kanker Paru-Paru Sedunia: 8 Makanan yang Bisa Mencegah dan Melawan Kanker Paru-Paru

Ini bisa jadi karena tahu mengandung isoflavon, yaitu sejenis estrogen tumbuhan (alias fitoestrogen).

2. Mengurangi risiko kanker

Asupan makanan kedelai yang kaya isoflavon, seperti tahu, dapat mengurangi risiko kanker payudara pada wanita pra dan pasca menopause.

Selain itu, penelitian tampaknya menunjukkan bahwa asupan, sebanding dengan populasi Asia, tidak memiliki efek merugikan pada risiko kekambuhan kanker payudara.

Ini mungkin memiliki relevansi khusus untuk wanita yang mungkin berisiko lebih tinggi terkena kanker karena profil genetik mereka.

3. Menjaga kesehatan tulang

Pengeroposan tulang sangat umum terjadi pada wanita yang mengalami menopause. Ini terjadi karena kurangnya estrogen.

Sebuah tinjauan tahun 2011 menemukan bahwa kepadatan mineral tulang meningkat ketika wanita mengonsumsi 39 gram kedelai dan 8 miligram isoflavon setiap hari.

Baca juga: 7 Rekomendasi Makanan dan Minuman yang Bisa Menjaga Kesehatan Otak Anda

Tetapi penulis mencatat bahwa tidak jelas apakah makanan kedelai saja membantu kesehatan tulang atau apakah makanan tersebut hanyalah bagian dari pola makan keseluruhan yang berkontribusi pada kesehatan tulang.

4. Mengurangi risiko diabetes tipe 2

Penelitian telah menemukan hubungan antara isoflavon yang ada dalam tahu, dan penurunan risiko diabetes.

Satu tinjauan tahun 2017 mencatat bahwa wanita pascamenopause dengan sindrom metabolik (suatu kondisi yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2) mengalami peningkatan kadar gula darah puasa, kadar insulin, dan sensitivitas insulin setelah mengonsumsi suplemen isoflavon setiap hari.

5. Meningkatkan fungsi otak

Menurut ulasan penelitian tahun 2014, fitoestrogen yang ditemukan dalam makanan berbahan dasar kedelai dapat membantu mencegah penyakit yang memengaruhi memori dan fungsi kognitif, seperti penyakit Alzheimer.

Meskipun penelitian ini sedikit bertentangan, tinjauan tahun 2020 juga mengaitkan isoflavon kedelai dengan peningkatan fungsi kognitif.

Peserta yang mengonsumsi isoflavon kedelai tampil lebih baik daripada kelompok kontrol pada tes otak yang menilai perhatian, bahasa, memori, dan fungsi spasial dan eksekutif.

Baca juga: Jangan Remehkan Gejala Penyakit Jantung, Ayo Hindari dengan 5 Makanan Ini

6. Menjaga kesehatan ginjal

Ginjal membantu menyaring darah Anda dan membuang limbah dari tubuh Anda. Dan tanpa ginjal yang sehat, Anda berisiko mengalami banyak masalah kesehatan.

Meskipun makan tahu tidak akan menyembuhkan masalah ginjal secara ajaib, ini dapat membantu mengatasi efek samping.

Satu ulasan tahun 2014 menemukan bahwa asupan protein kedelai mengurangi kadar serum kreatinin, fosfor, dan trigliserida pada orang dengan penyakit ginjal kronis. Menurunkan level ini dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal.

7. Menurunkan kadar kolesterol

Tidak semua kolesterol itu buruk — yang penting adalah jenis dan jumlahnya.

Sebuah tinjauan tahun 2019 terhadap lebih dari 40 percobaan mencatat bahwa orang yang mengonsumsi 25 gram protein kedelai per hari mengalami penurunan kolesterol LDL sebesar 4,76 mg/dL dan penurunan trigliserida sebesar 6,41 mg/dL setelah 6 minggu.

8. Mencegah anemia

Makan tahu dapat membantu Anda menangkal anemia defisiensi besi karena kedelai merupakan sumber zat besi non-heme (jenis yang ditemukan dalam makanan nabati) yang baik.

Baca juga: 8 Macam Makanan Tinggi Zat Besi Berikut Ini, Mampu Membantu Anda Mengatasi Anemia

Sebuah studi tahun 2019 menemukan bahwa remaja putri dengan anemia mengalami penurunan yang signifikan dalam tingkat anemia dan kekurangan zat besi setelah mereka minum 100 mililiter susu kedelai biasa atau biasa setiap hari selama 6 bulan.

9. Menyehatkan kulit

Kulit Anda terkena dampak setiap hari dari bakteri dan radiasi UV, tetapi makan lebih banyak tahu dapat membantu mengurangi kerusakannya.

Tinjauan tahun 2015 mencatat bahwa kedelai dapat membantu mengurangi peradangan, meningkatkan produksi kolagen, dan melindungi dari radiasi UV.

10. meringankan gejala menopause

Isoflavon juga sering digambarkan sebagai phyto-estrogen; ini berarti mereka meniru bentuk lemah dari hormon estrogen dalam tubuh dan beberapa wanita merasa membantu dengan gejala peri-menopause seperti suasana hati yang buruk dan muka memerah.