Helo Indonesia

Gletser di Greenland Mencair Akibat Pemanasan Global, Bisa Picu Naiknya Permukaan Air Laut

Sabtu, 11 November 2023 16:20
    Bagikan  
Gletser di Greenland
pixabay

Gletser di Greenland - Gletser mencair bisa picu naiknya permukaan air laut

HELOINDONESIA.COM - Terjadinya pemanasan global mengakibatkan kecepatan pencairan gletser di Greenland meningkat menjadi lima kali lipat hanya dalam 20 tahun terakhir.

Temuan tersebut muncul berdasarkan penelitian dari University of Copenhagen sebagaimana dilansir oleh Reuters.

Gletser adalah sebuah bongkahan es yang besar dan tebal yang terbentuk di atas permukaan tanah yang merupakan akibat akumulasi endapan salju atau es yang mengeras dan membatu selama kurun waktu tertentu yang sangat lama.

Fenomena mencairnya gletser di Greenland tersebut kini menyita banyak perhatian Dunia.

Baca juga: Geledah Rumah Sudin, KPK Cari Jam Rolex dan Bukti Gratifikasi Kementan

Hal ini karena, gletser di sana menampung cukup banyak air untuk menaikkan permukaan laut setidaknya 6 meter jika gletser mencair seluruhnya.

Dalam sebuah studi terhadap 1.000 gletser di wilayah tersebut menunjukkan, laju pencairan telah memasuki fase baru selama 20 tahun terakhir.

Asisten profesor di departemen geosains dan pengelolaan sumber daya alam University of Copenhagen Anders Anker Bjork mengatakan, cepatnya pencairan gletser di sana tak bisa dilepaskan dari pengaruh pemanasan global dan perubahan iklim.

Baca juga: APBD Kota Surabaya Mencapai 10,9 Triliyun! Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur Jadi Prioritas

“Ada korelasi yang sangat jelas antara suhu yang kita alami di planet ini dan perubahan yang kita amati dalam seberapa cepat gletser mencair,” kata Bjork.

Selama 20 tahun terakhir, gletser di sana telah mencair rata-rata sekitar 25 meter setiap tahunnya.

Padahal, 20 tahun lalu, laju pencairan gletser di Greenland antara 5-6 meter.

Temuan tersebut disimpulkan oleh ilmuwan setelah mempelajari perkembangan gletser selama 130 tahun berdasarkan citra satelit saat ini dan dokumentasi di masa lampau.

Berdasarkan dari pengamatan yang dilakukan oleh para ilmuwan, suhu Bumi saat ini sudah meningkat hampir 1,2 derajat celsius dibandingkan temperatur pada masa pra-industri.

Baca juga: Mengandung Vitamin C dan Antioksidan yang Tinggi, Berikut 6 Buah Pilihan untuk Menurunkan Demam

Bahkan tahun ini (2023) menjadi tahun terpanas sejak pencatatan suhu dilakukan beberapa abad yang lalu.