Helo Indonesia

Menolak Menjadi Tua dengan Terapi Medis Stem Cell

M. Haikal - Teknologi -> Sains
Senin, 9 Desember 2024 20:30
    Bagikan  
Stem Cell
Foto: ist

Stem Cell - Stem Cel atau Sel Punca adalah sel dengan potensi untuk membentuk banyak jenis sel yang berbeda yang ditemukan di dalam tubuh.

HELOINDONESIA.COM - Pengobatan tradisional atau wellness itu terbagi dua, ada medis dan non medis. Non medis ada Etnaprana Wellness.

Hingga kini, terhitung sudah ada 15 Etnaprana yang sudah ditemukenali dan didaftarkan dalam  Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Sementara yang medis juga sudah disiapkan Tim Etnaprana. Produknya disebut dengan Stem Cell atau Secretome. Bahkan, pabriknya sudah berdiri di Pulogadung, Jakarta Timur.

Ketua Board Etnaprana, Dra. Agnes Lourda Hutagalung, CONFEC, ITEC, CIBTAC, BABTAC, Diplom, Arom, WM, CIDESCO dalam Puncak Acara Indonesia Wellness Tourism International Festival (IWTIF) 2024 di Orange Grove, Pantai Indah Kapuk 2 pada Jumat (6/12/2024) mengatakan, Stem Cell ini merupakan solusi untuk menghindari berbagai macam penyakit di masa tua.

“Tapi perlu perawatan khusus. Ada proses khusus dalam Stem Cell sebelum masuk ke tubuh manusia. Kita sudah mempunyai kemampuan memproduksi untuk 100 pasien Stem Cell per harinya,” jelas owner Gayaspa ini.

Baca juga: Peringatan Hakordia 2024, Kejari Kendal Gelar Pembagian Stiker dan Kegiatan Lainnya

Tim Etnaprana lainnya, dr. Hartono Gunarso, Sp.Ak mengungkapkan, secara wellness atau pengobatan tradisional terapi bisa dilakukan dengan infus vitamin, suntik kolagen atau suntik DNA Salmon.

“Pada prinsipnya, memasukkan sesuatu dari luar dan akan habis terpakai. Jadi harus rutin suntik kolagen, suntik vitamin,” ujar dr Hartono Gunarso di lain kesempatan.

Nah, Etnaprana yang kedua atau medis, lanjut dr Hartono Gunarso, ada teknologi baru yang disebut dengan Stem Cell atau Secretome.

“Stem Cel atau Sel Punca adalah sel dengan potensi untuk membentuk banyak jenis sel yang berbeda yang ditemukan di dalam tubuh,” jelasnya.

Baca juga: Mahasiswa Ilkom USM Kenalkan Komunitas Pijar

Pertama, jenis sel punca yang berdasarkan potensi diferensiasi. Misalnya, Totipotent Stem Cell. Stem Cell ini berasal dari ovum yang dibuahi. Jenis ini mampu berkembang menjadi lengkap embrio plus jaringan ekstra embrio.

Kedua, Pluripotent Stem Cell. Ini berasal dari sel dalam Blastocyst. Dapat berdiferensiasi menjadi tiga lapisan kuman embrio (ekto-meso endo derm).

Ketiga, Multipotent Stem Cell. Ini berasal dari semua jaringan khusus. Dapat berdiferensiasi menjadi jenis sel terbatas yang terkait dengan asal jaringan.

Dalam Webinar yang digelar Indonesia Wellness Tourism International Festival 2024 (IWTIF 2024) dengan tema “Manfaat Potensial dari Terapi Stem Cel dan Akupunktur” beberapa waktu lalu, dr Gunarso Hartono memaparkan secara lengkap manfaat Stem Cell.

Baca juga: Harga Singkong Anjlok, Puluhan Petani Singkong Gelar Aksi Damai

“Menggunakan Secretome lebih tidak terbatas lagi. Karena Secretome tidak mengandung sel. Sehingga dia bisa digunakan dalam kondisi apa pun juga,” ujarnya.

Dia mencontohkan, misalnya dalam kondisi diabetes atau nyeri kanker, Secretome masih bisa digunakan.

“Karena dalam Secretome membuat sinyal atau komunikasi antarsel menjadi lebih baik. Karena mengeluarkan hormon-hormon dan zat tertentu.

Terapi berbasis Stem Cell atau Secretome ini, menurut dr Hartono Gunarso, didefinisikan sebagai langkah medis untuk pengobatan berbagai macam penyakit atau kondisi medis yang pada dasarnya melibatkan penggunaan semua jenis sel punca manusia yang layak.

Baca juga: Viral Video Dugaan Agus Buntung Sedang Nyawer, Dikira Cupu Ternyata Suhu

“Termasuk Sel Punca Embrionik (ESC), Sel Punca Pluripoten yang diinduksi (iPSC) dan Sel Punca dewasa untuk terapi autologus dan alogenik. Secretome ini bisa menjadi solusi sempurna. mampu berdiferensiasi menjadi jenis sel spesifik yang diperlukan untuk perbaikan tisues yang sakit.

Berikut manfaat Sel Punca Potensial dalam mengatasi masalah penyakit di hari tua. Di antaranya proliferasi dan diferensiasi multiarah, mengatur perbaikan jaringan, mengatur proses kekebalan tubuh.

Tak hanya itu, Secretome juga bisa meningkatkan tekstur kulit, memperbaiki kondisi mental, kemampuan dalam perbaikan organ jaringan, peremajaan kulit dan tentu memperlambat proses penuaan atau bisa disebut dengan menolak untuk menjadi tua.