Helo Indonesia

Kangen Band Bubar, Dodhy Singgung Kezaliman, Andika Mengaku Tak Tahu

Herman Batin Mangku - Hiburan -> Seni Budaya
1 jam 0 menit lalu
    Bagikan  
MUSIK
HELO LAMPUNG

MUSIK - Kangen Band

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM — Kabar mengejutkan datang dari dunia musik Tanah Air. Kangen Band, grup musik asal Lampung yang membesarkan nama Andika Mahesa dan Dodhy Hardiyanto, dinyatakan bubar. Pernyataan itu disampaikan Dodhy Hardiyanto, gitaris sekaligus pendiri Kangen Band, melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (12/9/2026).

Dalam unggahannya, Dodhy menyebut keputusan tersebut diambil karena adanya “kezaliman” di dalam tubuh band. Ia juga mengaku telah lama memendam rasa sakit.“Bismillah saya dengan sadar menyatakan Kangen Band bubar dikarenakan ada kezaliman di dalamnya,” tulis Dodhy dalam unggahannya.

Namun, Dodhy tidak menjelaskan secara rinci siapa atau persoalan apa yang dimaksud dengan kezaliman tersebut. Ia justru memberikan peringatan keras kepada para personel yang terlibat maupun event organizer (EO) agar tidak membawakan lagu-lagu ciptaannya.

“Saya selaku owner dan founder Kangen Band,” tulis Dodhy, seraya melarang mantan personel membawakan lagu-lagu ciptaannya.
Andika Mengaku Tak Tahu
Yang membuat kabar ini semakin mengejutkan, vokalis Kangen Band, Andika Mahesa, mengaku tidak mengetahui secara pasti persoalan yang membuat Dodhy mengambil keputusan tersebut.

Andika mengatakan dirinya baru mengetahui kabar pembubaran melalui media sosial. “Kalau gua sih belum tahu maksudnya,” kata Andika, seperti dikutip detikcom. Ia memilih tidak buru-buru memberikan penilaian dan berencana bertemu dengan personel Kangen Band lainnya untuk membicarakan persoalan tersebut secara langsung.

“Harus ketemu personel yang lain. Besok kita ketemuan sama anak-anak Kangen Band, gua terbang ke Jakarta, harus duduk bareng,” ujarnya.
Andika juga mengaku belum memahami maksud Dodhy ketika menyebut adanya “kezaliman”.

Menurut dia, persoalan tersebut harus didengar dari seluruh pihak sebelum kesimpulan dibuat. “Gua harus menanyakan juga, gak bisa sepihak,” kata Andika.

Baru Tampil di Hong Kong

Ironisnya, kabar pembubaran tersebut muncul ketika Kangen Band masih terlihat aktif di panggung. Kangen Band bahkan baru tampil dalam Pujaan Hati Music Fest di Hong Kong pada 6 September 2026. Beberapa hari kemudian, kabar pembubaran tiba-tiba datang dari Dodhy.

Pertemuan terakhir Andika dengan personel Kangen Band disebut berlangsung di Hong Kong, sekitar empat hari sebelum Dodhy mengumumkan pembubaran.
Kondisi ini membuat kabar tersebut menjadi tanda tanya besar. Sebab, dari pernyataan Andika, belum ada pembicaraan bersama yang menghasilkan keputusan pembubaran band.

Dari Lampung ke Panggung Nasional
Kangen Band lahir di Bandar Lampung pada 4 Juli 2005. Dodhy merupakan salah satu pendiri sekaligus gitaris dan pencipta banyak lagu yang kemudian menjadi identitas grup tersebut.
Bersama Andika sebagai vokalis, Kangen Band menjelma menjadi salah satu grup pop Melayu populer di Indonesia.

Lagu-lagu seperti “Tentang Bintang”, “Selingkuh”, “Biarkan Aku Menangis”, “Pujaan Hati” hingga “Cinta Sampai Mati” ikut melekat dalam perjalanan musik mereka.

Selama lebih dari dua dekade, perjalanan Kangen Band juga tidak selalu mulus. Pergantian personel, masa vakum dan persoalan internal beberapa kali mewarnai perjalanan grup asal Lampung tersebut.

Namun, pada 2026, Kangen Band masih tampil di sejumlah panggung. Karena itu, pengumuman Dodhy kali ini terasa seperti pukulan mendadak bagi para penggemarnya.

Kini publik masih menunggu satu hal: apakah pernyataan Dodhy benar-benar menjadi akhir Kangen Band, atau justru awal dari pertemuan untuk menyelamatkan nama band yang selama 21 tahun menjadi salah satu kebanggaan musik Lampung itu?

Jawabannya masih menunggu pertemuan Andika, Dodhy, personel lain dan manajemen. Untuk sementara, yang terdengar baru satu kata dari pendirinya: bubar. (Prapthy)