Perbedaan Antara Batimuh dan Batimung, Ritual Kecantikan Pengantin Suku Dayak dan Suku Banjar

Jumat, 3 Januari 2025 21:46
Salah satu seni tarian dari etnis Dayak. Foto: tangkapan layar

HELOINDONESIA.COM -Tradisi kesehatan dan perawatan kecantikan calon pengantin antara Suku Dayak dan Suku Banjar hampir memiliki kesamaan.

Kedua etnis ini juga memiliki kata yang yabg nyaris sama untuk diucapkan. Kalau di Banjar tradisi perawatan pengantin disebut Batimung, tapi kalau di etnis Dayak dinamakan Batimuh.

Hal ini diungkapkan Dr dr Suwandari Paramita dari Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur seperti dikutip dari akun YouTube IWTIF pada Jumat (3/1/2025).

Peneliti dari Pusat Kolaborasi Riset Kosmetik Berteknologi Nano Berbasis Biomassa dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) ini beralasan mengangkat topik Batimuh karena banyak riset yang dilakukannya ke arah tempat dan kosmetik dari bahan alami hutan tropika lembap.

Baca juga: Puluhan Siswa SMA Dirawat di Rumah Sakit Setelah Melakukan 400 Pushup dalam 50 Menit

"Kami terus menjalin kerjasama dengan BRIN berdasarkan inovasi nasional untuk mengembangkan obat-obatan yang berasal dari hutan tropical lembab di Kalimantan Timur," paparnya..

Aktif di organisasi Ikatan dokter Indonesia Kalimantan Timur ini, Dr dr Swandari Paramita mengungkapkan bahwa tim riset tersebut bukan cuma dari fakultas kedokteran saja namun juga ada beberapa fakultas lain.

"Terutama teman-teman dari fakultas kehutanan. Karena memang riset kami banyak menggali potensi bahan alam dari tropical," terangnya.

Menurutnya, etnis Dayak tidak hanya ada di Kalimantan Timur, tapi juga ada di Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan juga Kalimantan Barat. Bahkan juga sampai ke negara tetangga Malaysia.

Baca juga: Bambang SBY, Pelukis Kesayangan Gubernur Poejono Itu Kehilangan Segalanya

Disinggung soal etna Dayak, Dr dr Swandari Paramita mengatakan, ada beberapa literatur yang sudah mendokumentasikan spa Dayak yang dikenal secara umum menggunakan usapan dan gerak pada permukaan tubuh dan mengaplikasikan semacam lulur dengan cara menggosok.

Sedangkan, tradisi etna Dayak Betimuh yaitu penguapan di bawah suhu cairan yang dikenal dengan mandi uap.

Kemudian yang terakhir adalah Bapapai, gentong air berisi rempah dan bunga yang dimandikan untuk seseorang.

Apa bedanya dengan Batimung Banjar? Memang mirip. Tapi secara filosofi, Batimung dalam bahasa Banjar dalam bahasa Dayak Batimuh.

Baca juga: Inilah Deretan Artis Indonesia Tercantik, Bersanding dengan Jisoo

"Kata yang sama cuma berbeda saja. Itu terinspirasi dari cerita Putri Junjung Buih, anak dari kepala suku Dayak yang muncul dari segumpal buih di atas sungai.Kecantikannya mempesona seorang pria Banjar bernama Lambung Mangkurat yang saat itu sedang melakoni Tapa Brata," paparnya.

Dari cerita ini ada kegiatan Batimuh dalam bahasa Dayak atau Batimung dalam bahasa Banjar.

Karena memang asal filosofinya adalah terkait dengan dua etnis ini yang menjadi tradisi untuk merawat tubuh, mereka sekaligus menghilangkan aroma tidak sedap yang menguat.

Tradisi Ini juga masih sering dilakukan sebelum melangsungkan pernikahan.

Baik Batimuh atau Batimung memiliki arti membuang keringat dari badan dengan cara diasapi dan tambahkan ramuan alami.

Baca juga: Mbak Sisca Bakal Tindak Tegas Penambang Galian C di Kendal yang Bandel

"Jadi tujuannya agar nanti pengantin pada saat bersanding di pelaminan tidak keluar bau keringat, tapi menjadi harum yang menambah pesona," terang Dr dr Swandari Paramita.

Dikatakannya, yang membedakan antara batimuh dan batimung adalah komposisi tumbuhan, bunga-bungaan, rempah-rempah yang dipakai dari kedua etnis.

Kalau dari Banjar mereka cenderung menggunakan bahan-bahan yang ditanam di pekarangan rumah. Sementara untuk etnis Dayak mereka menggunakan tumbuhan yang diambil dari hutan yang ada di sekitarnya.

"Ini menunjukkan perbedaan lokasi tempat tinggal kedua etnis tersebut Kalau etnis Banjar itu banyak berdiam di daerah perkotaan. Sementara untuk yang etnis Dayak kebanyakan tinggal di daerah pedalaman," tandasnya.

Berita Terkini