Helo Indonesia

Shin Tae-yong Hengkang Dari Timnas, PSSI Telah Menyiapkan Pengganti Yang Tak Kalah Garang dan Masih Berdarah Indonesia

Aris Mohpian Pumuka - Olahraga -> Sepakbola
Minggu, 23 Juni 2024 18:46
    Bagikan  
Shin Tae-yong
Ist

Shin Tae-yong - Kemelut PSSI soal polemik perpanjangan STY menjadi pelatih timnas Indonesia.

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Surat perpanjangan kontrak PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) belum juga ada tanda-tanda disentuh oleh  pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY). Padahal deadline kontraknya akan berakhir sepekan lagi, tepatnya pada Minggu, 30 Juni 2024. Bila gagal diperpanjang, PSSI telah menyiapkan pengganti Timnas yang tidak kalah garang, dan kebetulan masih berdarah Indonesia.

Nama Shin Tae-yong, memang, belakangan ini muncul di media-media Korea Selatan (Korsel), seperti  Wikitree bergosip bahwa Federasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) mengincar Shin Tae-yong menjadi pelatih Timnas Korsel, menggantikan Jurgen Klinsmann. 

Sekaitan dengan rumor tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir buka suara. “PSSI masih memberi kelonggaran waktu pada Shin Tae-yong untuk menandatangani kontrak baru,” katanya di sela turnamen sepak bola usia muda Bali 7S di Kabupaten Gianyar, Bali, pada Sabtu (22/6/2024).

“Saya dapat informasi beliau tengah dalam perawatan di rumah sakit. Kami beri kelonggaran waktu. Semoga saat drawing babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026,  pada 27 Juni di Kuala Lumpur, STY sudah bisa hadir mengambil undian,” ujarnya.

Baca juga: Jakim 2024 Sukses Dipadati Peserta Lomba, Kata Pj Gubernur Heru Biar Masyarakat Rutin Olahraga dan Menjaga Kesehatan

Meski begitu, Menteri BUMN itu tidak bisa menahan bila pelatih asal Negri Ginseng itu ditarik oleh negaranya. Ia menegaskan, pembangunan sepak bola nasional tidak bergantung kepada individu, namun peran semua tim mulai dari pemain yang berkualitas, pelatih, ofisial, pemerintah, dan PSSI selaku induk organisasi hingga suporter.

“Pembangunan tim nasional ini bukan berdasarkan satu dua individu, saya jamin itu. Timnas ini dibangun karena sebuah kekuatan bersama. Tapi, jujur saya katakan, bahwa STY punya peran penting dalam membangun kekuatan Timnas sekarang ini, sehingga cukup disegani di Asia Tenggara,” ucapnya.

Prestasi STY, katanya, sudah memenuhi target PSSI. Yakni, membawa timnas Indonesia ke 16 besar Piala Asia 2023 dan timnas U-23 ke perempat final Piala Asia U-23. Dia bahkan bahkan mampu membawa timnas Indonesia U-23 ke babak semifinal Piala Asia U23.

“Prestasinya mampu mengerek ranking Indonesia, dari peringkat 140 FIFA ke posisi 134,” katanya. Seandainya STY tetap hengkang ke negaranya. Sumber Helo Indonesia mengungkapkan, PSSI tengah mengincar beberapat pelatih, termasuk yang masih berdarah Indonesia. Guna menggantikan STY, bila tidak memperpanjang kontraknya sebagai pelatih timnas Indonesia.

Baca juga: Update Pemain Baru Persik, Awal Juli Latihan perdana, Masih Banyak Posisi yang Bolong Siapa Penggantinya

Pengganti Shin Tae-yong

Yang pertama adalah pelatih klub Eropa, yakni  Jose Mourinho. Ia pernah melatih FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Manchester United dan AS Roma.

Setelah memutuskan pergi dari AS Roma, pada 16 Januari 2024, Maurinoho berstatus tanpa klub. Namun, beberapa klub eropa tertarik meliriknya, seperti Barcelona, Liverpool hingga Paris Saint-Germain. PSSI bisa merayunya menjadikan pelatih timnas Indonesia. Apalagi pelatih yang dijuluki The Special One ini, belum pernah berpengalaman menjadi pelatih tim nasional di sebuah negara.

Beberapa pelatih yang berdarah Indonesia juga menjadi incaran PSSI. Seperti Andre Wetzel, pria kelahiran Surabaya yang kini berusia 72 tahun. Soal pengalaman menjadi pelatih, tak perlu diragukan lagi. Sejumlah klub Eropa, seperti KV Mechelen, Willem II dan ADO Den Haag pernah merasakan tangan dinginnya sebagai pelatih.

Bahkan ia pernah menjadi tim scouting Feyenoord, Rotterdam, Belanda. Ia sekarang sekarang menangani klub asal Belanda, HVV Den Haag. Klub ini masuk kategori amatir karena berlaga di kasta ketujuh Liga Belanda.

Baca juga: Jadwal dan Link Live Streaming Copa America 2024, Senin (24/6/2024) : Ada Amerika Serikat vs Bolivia dan Uruguay vs Panama

Bidikan PSSI lainnya adalah pelatih Jos Luhukay. Ia memang sudah pensiun sebagai pelatih sejak 2022. Namun, jika PSSI memanggil, ia bisa saja kembali dari masa pensiunnya, layaknya yang pernah dilakukan sejumlah pelatih top dunia, seperti Louis van Gaal yang kembali dari masa pensiun demi menangani Timnas Belanda.

Sebagai pelatih, Jos Luhukay pernah memenangkan trofi Liga 2 Jerman bersama Borussia Monchengladbach (2007-2008) dan Hertha Berlin (2012-2013). Ia bahkan pernah menjadi asisten dari pelatih top dunia yang memberikan Real Madrid dan Bayern Munich trofi Liga Champions, yakni Jupp Heynckes.

Kemudian bidikan lainnya, adalah pelatih berdarah Maluku, Giovanni van Bronckhorst. Pelatih yang satu ini pernah membawa Feyenoord Rotterdam juara Liga Belanda 2016-2017, Piala Liga Belanda 2015-2016 dan 2017-2018 hingga mengantarkan Glagsow Rangers finis runner-up di Liga Europa 2021-2022.

Cuma memang tidak mudah merayu pelatih yang satu ini. Sebab, Giovanni van Bronckhorst baru saja ditunjuk sebagai pelatih klub Liga Turki, Besiktas, dan diikat kontrak hingga 30 Juni 2026.

Baca juga: HASIL EURO 2024: Portugal Benamkan Turki dan Belgia Akhirnya Menang!

Dan yang yang terakhir adalah Ricardo Moniz. Ia saat ini berstatus pelatih caretaker klub asal Swiss, FC Zurich. Pelatih berusia 60 tahun ini pernah mengantarkan Red Bull Salzburg juara Liga dan Piala Austria pada 2011-2012.

Ia juga pernah mengantarkan Ferencvaros kampiun Piala Liga Hungaria 2012-2013. Alhasil, secara memenangkan gelar, jangan ragukan kualitas pelatih yang satu ini.