Helo Indonesia

Pink Spider Dibombardir Red Sparks Lha Kog Kuat, Ko Hee-jin Perintahkan Mega Cs Seperti Ini

Satwiko Rumekso - Olahraga -> Sepakbola
Kamis, 3 Oktober 2024 09:38
    Bagikan  
Red Sparks
IG Red Sparks

Red Sparks - Red Sparks koordinasi antar lini masih kacau

HELOINDONESIA.COM -Tim bola voli putri Daejeon JungKwanJang Red Sparks melanjutkan performa positif mereka dengan meraih kemenangan kedua dalam laga penyisihan Grup B KOVO Cup 2024.

Bertanding di Tongyeong Gymnasium, Korea Selatan, pada Rabu (2/10/2024), Red Sparks mengalahkan tim legendaris Korea, Pink Spiders, dengan skor 3-2 (25-17, 20-25, 23-25, 25-20, 15-11).

Baca juga: Grebek Kamar Megawati Hangestri, Pemain Red Sparks Temukan Ini

Kolaborasi antara Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic sudah terlihat sejak awal set, membuat Red Sparks unggul telak meski sempat lengah di tengah permainan dan melakukan banyak kesalahan. Beruntung, Mega dan Bukilic berhasil bangkit kembali pada set kelima.

Pink Spiders sendiri kehilangan momentum pada set keempat dan membuat kesalahan fatal pada set kelima.

Baca juga: Meski Menang 3-2, Kerjasama Red Sparks Belum Padu, Ko Hee-jin Belum Memenuhi Janjinya

Setelah pertandingan, pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, mengakui ketangguhan Kim Yeon-koung, legenda voli Korea dari Pink Spiders, serta mengkritik serangan dan servis Red Sparks yang belum memuaskan.

"Kim Yeon-koung memang luar biasa. Dia bermain bagus di berbagai sisi. Namun, serangan servis kami sangat disayangkan," kata Ko, seperti dilansir media Korea.

Meskipun dibombardir spike keras, Pink Spiders tetap kuat, namun pelatih Ko melihat peluang. "Asisten pelatih, Lee Kang-joo, benar-benar melatih pemain bertahan setelah melakukan blok, tetapi sayangnya tidak berjalan dengan baik."

Ko Hee-jin lantas memerintahkan Megawati dan rekan-rekannya untuk terus menyerang Pink Spiders tanpa henti. "Saya katakan kepada pemain untuk tidak menyerang dengan serangan saat set keempat," ujar Ko.

Di sisi lain, kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon, menunjukkan pertahanan yang bagus. "Yeum Hye-seon menunjukkan banyak pertahanan yang bagus," terang Ko.

Terkait penampilan Megawati, Ko Hee-jin jujur mengatakan bahwa pemain Indonesia itu belum dalam performa terbaik. "Tentu saja, dia belum dalam kondisi prima. Kecepatan bola berbeda dengan setter yang bermain di Proliga. Saya pikir butuh waktu untuk menemukan ritme," ujar Ko.

Ko juga melihat masalah ritme kecepatan di KOVO yang berbeda dengan di Proliga, dan membandingkannya dengan musim lalu. "Ini bukan masalah kekuatan fisik atau teknik. Kami memiliki ritme voli sendiri karena kami bermain bersama sejak musim lalu."

"Jika kami dapat meningkatkan bagian itu, kami akan memiliki penampilan yang bagus seperti set pertama. Mempertahankan penampilan itu adalah pekerjaan rumah kami."

Selain itu, penampilan pemain senior Pyo Seung-ju yang menggantikan Giovana Milana juga cukup solid, terbukti dengan diraihnya MVP pada laga ini.

"Saya sangat puas Pyo Seung-ju telah bergabung dengan tim kami. Tidak hanya bola voli, tetapi suasana tim juga bagus," aku Ko.

"Dia memimpin tim bersama Yeum Hye-seon. Tidak ada yang perlu dikritik. Dia datang ke tim kami seperti berkah."

Menurut Ko, masih ada hal yang perlu ditingkatkan meskipun telah menang dalam dua pertandingan, seperti servis, blok, pertahanan setelah blok, dan koneksi yang lebih lancar.

Ko juga senang dengan dukungan penggemar, termasuk dari Indonesia. "Selain itu, ada banyak penggemar yang selalu menyemangati tim. Mereka banyak menyemangati tidak hanya di Korea, tetapi juga di luar negeri. Saya pikir kami bermain bagus berkat dukungan itu."

Sementara itu, pelatih Pink Spiders, Marcello Abondanzza, mengungkapkan penyesalan yang mendalam.

"Kami tidak bisa mengatur skor dengan baik pada set keempat dan kelima. Kami kalah karena beberapa pilihan yang buruk saat memimpin. Itu adalah pertandingan yang seharusnya bisa kami menangkan," ucap Abondanzza.***