KENDAL, HELOINDONESIA.COM - Mencanangkan target lolos putaran regional pada kompetisi sepakbola Piala Soeratin Jawa Tengah tahun 2024, mendorong sekolah sepakbola Diklat Azfa Indonesia (DAI) Kendal memaksimalkan latihan dan teknik bertanding kepada para pemain.
Seperti yang terlihat di Lapangan Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, Minggu 3 November 2024. Para pemain dari DAI terlihat bersemangat dalam latihan dengan bimbingan owner DAI Kendal, Achmad Syaifudin dan coach Charmadi.
Baca juga: KPU Kendal Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024
Sekolah sepakbola DAI yang berada di Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal ini ikut berkompetisi di Piala Soeratin Jawa Tengah bersama dua klub sepakbola lainnya dari Kendal, yakni klub Asti Boja dan Pusaka Satria.
Charmadi mengatakan, ada sekitar 15 pemain putra daerah Kabupaten Kendal dari DAI Kendal yang ikut mewakili dalam kompetisi Piala Soeratin Jawa Tengah tahun 2024.
"Santri bola yang ada di boarding school DAl ini latihan full rutin satu minggu 10 kali. Kebetulan kemarin yang U-13 sudah main. Alhamdulillah kemarin lawan Pusaka Satria kita menang 2 - 1. Yang U-15 main pertama tanggal 6 November 2024," terangnya. Di Piala Soeratin U-13, DAI bergabung bersama di Grup L, sedangkan yang U-15 berada di Grup M.
Dirinya berharap melalui kompetisi Piala Soeratin Jawa Tengah tahun 2024 dapat menambah pengalaman dan jam terbang lara satri bola di boarding school DAI.
Sementara pemilik DAI Kendal, Achmad Syaifudin atau yang akrab disapa Kang Asep menargetkan DAI lolos di putaran regional sepakbola Piala Soeratin Jawa Tengah tahun 2024.
"Kita upayakan melakukan seleksi secara khusus, kita pilih bibit-bibit terbaik dan kita lakukan latihan yang terstruktur. Kita targetkan bisa lolos di regional Jawa Tengah," ujar Kang Asep disela-sela pelatihan para siswanya.
Baca juga: Euforia Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 Terasa dalam The Big Tour di Semarang
Asep menjelaskan, Diklat Azfa Indonesia tidak hanya mengajarkan sepak bola saja, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai agama dan hafalan Alquran. Menurutnya di akademi sepakbola boarding DAI, kesuksesan di lapangan sepak bola harus diimbangi dengan kekuatan iman.
“Dengan bimbingan dari pelatih dan ustadz yang berpengalaman, maka anak-anak akan siap menghadapi masa depan dengan percaya diri,” jelasnya.(Anik)
