SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Gemuruh Stadion Jatidiri Semarang menjadi saksi kebangkitan luar biasa PSIS Semarang. Menjamu Persipal Palu dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 pada Minggu malam 29 Maret 2026 Laskar Mahesa Jenar tampil mengamuk dan sukses menggulung tim tamu dengan skor mencolok 6-1.
Kemenangan ini terasa sangat spesial karena menjadi kemenangan besar pertama PSIS di musim ini, sekaligus menjadi tiket emas bagi mereka untuk melesat keluar dari zona merah degradasi.
Striker gaek Alberto Goncalves mencetak hattrick masing-masing pada menit ke 22’, 73’, dan masa injury time. Sedangkan tiga gol lain dicetak oleh Esteban Vizcarra (46’), Dani Ibrohim (69’), serta penalti kapten tim Otavio Dutra (84’).
Baca juga: Mengenang Guru Para Guru, Pemkot Semarang Ajak Warga Teladani KH Sholeh Darat
Sedangkan gol hiburan bagi Persipal, lahir dari titik putih pada menit ke-96 lewat sepakan Afandi.
PSIS Semarang tampil penuh energi, memperagakan aliran bola dari kaki ke kaki yang sangat dinamis. Tekad untuk keluar dari papan bawah terlihat jelas dari intensitas serangan yang mereka bangun secara terorganisir.
Keran gol tuan rumah akhirnya terbuka pada menit ke-22. Penyerang gaek syarat pengalaman, Beto Goncalves, sukses merobek jala Persipal dan memantik kepercayaan diri tim. Menjelang turun minum, kerja sama apik lini tengah kembali membuahkan hasil. Sepakan terukur Esteban Vizcarra sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Memasuki babak kedua, PSIS tidak menurunkan tempo. Pada menit ke-69, umpan silang terukur berhasil disambut dengan tandukan tajam oleh Dani Ibrohim yang mengubah skor menjadi 3-0.
Tak berselang lama, dominasi Mahesa Jenar makin tak terbendung. Beto kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan skema serangan cepat yang mematikan. Skor berubah 4-0.
Tekanan tanpa henti dari tuan rumah memaksa barisan pertahanan Persipal melakukan pelanggaran terhadap Fahmi Al Ayyubie di kotak terlarang. Bek senior, Otavio Dutra, yang maju sebagai algojo dengan dingin mengeksekusi penalti untuk membawa PSIS unggul 5-0.
Puncak pesta gol ditutup oleh Beto Goncalves yang melengkapi torehan hattrick-nya pada masa injury time (90+1'), membuat skor melambung menjadi 6-0.
Baca juga: Puncak Festival Mudik 2026 Meriah, Tradisi Balon Udara Wonosobo Makin Mendunia
Drama sempat terjadi di menit-menit akhir laga ketika kiper PSIS, Rizky Darmawan, diganjar kartu merah oleh wasit. Karena kuota pergantian pemain tampaknya sudah habis, gelandang bernomor punggung 10, Denilson, terpaksa didapuk menjadi kiper dadakan.
Persipal Palu akhirnya mendapatkan gol hiburan lewat titik putih yang dieksekusi oleh Afandi, menutup laga dengan skor akhir 6-1.
Naik Posisi
Tambahan tiga poin krusial ini membuat PSIS Semarang mengoleksi 19 poin dan berhak naik ke peringkat ke-8 klasemen sementara Grup Timur. Mereka sukses menggeser Persiba Balikpapan (17 poin) yang di laga sebelumnya takluk 0-2 dari Persela Lamongan. Sementara itu, Persipal kian terbenam di dasar klasemen dengan torehan 7 poin.
Pelatih PSIS, Andri Ramawi Putra sangat bersyukur dengan hasil positif ini. Semua pemain telah menjalankan intruksinya dan bekerja keras selama pertandingan. Apalagi hasil ini membuat PSIS keluar dari zona degradasi di grup ini.
“Bersyukur dengan hasil hari ini dapat tiga poin dengan perjuangan luar biasa. Semua pemain ingin menunjukkan semangatnya,” ujar Andri.
Baca juga: Bangkitkan Harapan Petani-Peternak Lewat MBG
Meskipun menang besar, Andri menilai kondisi fisik pemain belum sepenuhnya pulih usai libur Lebaran. Menurutnya, hal ini akan menjadi PR dan bakal ditingkatkan untuk persiapan laga berikutnya.
‘’Kelihatan sekali kondisi pemain sebelum dan sesudah Lebaran tidak sama. Semua tim merasakan hal yang sama,” tambahnya.
Perwakilan pemain PSIS Gustur Cahyo Putra menegaskan kemenangan ini tidak boleh membuat tim jemawa. Dia menyebut PSIS harus segera fokus menghadapi laga berikutnya yang krusial. (Aji)