HELOINDONESIA.COM - Beberapa bulan ini Pemkot Surabaya berhasil meluncurkan transportasi baru bernama Wira Wiri Suroboyo, merupakan transportasi umum atau angkutan penumpang sejenis bus kecil yang beroperasi di kawasan perkotaan.
Kelebihan feeder ini adalah dapat menjangkau di titik wilayah atau jalanan medium maupun jalan sempit yang susah diakses oleh bus besar.
Feeder sendiri juga merupakan alternatif dari angkutan kota (angkot) namun lebih nyaman dan aman di banding akutan kota sebelumnya.
Bahkan feeder ini mempunyai keunggulan seperti memiliki kabin dan pendingin udara (AC), kamera CCTV, sistem berbayar non-tunai.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Akan Bentuk Bang Sampah Tingkat Kota, Begini Penjelasannya
Dan yang lebih aman lagi adanya pelengkap setiap armada memiliki kru dan yang juga dilengkapi alat pemadam api ringan.
Feeder ini memiliki kapasitas penumpang 14 orang untuk mobil Hiace dan 10 penumpang untuk Grand Max, dengan harga tiket Rp5.000 untuk orang dewasa dan Rp2.500 untuk anak-anak.
Angkutan feeder ini sudah diluncurkan sejak 2 Maret 2023 lalu, kehadiran angkutan feeder Wira Wiri Suroboyo disambut positif oleh warga kota pahlawan.
Di awal peluncurannya angkutan Wira Wiri Suroboyo memiliki 52 armada dengan jangkauan rute sebanyak 7 rute, yang semuanya terpusat di Terminal Joyoboyo dan Terminal Bratang.
Baca juga: Ratusan Warga Surabaya Demo Meminta PT KAI Tidak Sewenang-wenang
Menurut informasi dari Dinas Perhubungan Surabaya feeder Wira Wiri Suroboyo memiliki 2 rute dari Joyoboyo - Lakarsantri dan satunya Bratang - Pasar Turi.
Dari Terminal Bratang ke arah Utara - Pemkot Surabaya - Jimerto - Genteng Kali - Praban - Bubutan - Pasar Turi (tidak masuk stasiun).
Selain itu untuk rute dari Terminal Benowo - Tunjungan - Pusparaya - HR Muhammad - SWK Penjaringan Sari - Gunung Anyar - PNR Mayjen Sungkono - Embong Wungu dan Terminal Joyoboyo - Terminal Bratang - Kedung Asem.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan Mobil Korban dan Tersangka Pembunuh Mahasiwi Surabaya
Feeder Wira Wiri Suroboyo, juga bertujuan menghubungkan angkutan umum dari jalan raya ke arah stasiun kereta api, saat ini Wira Wiri akan melayani hingga depan Stasiun Gubeng dan depan Stasiun Pasar Turi.
Pemkot Surabaya saat ini juga akan menyiapkan untuk rute ke arah Lidah Kulon - Gresik, yang nantinya feeder akan berhenti di rute yang tidak jauh dari Gresik.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sudah akan mempersiapkan untuk melakukan integrasi dengan Gresik kemudian Sidoarjo, mengingat Surabaya Raya tidak bisa dipisahkan.
Baca juga: Surabaya Tak Masuk Daftar Smart City IMD, Wali Kota Eri Cahyadi Komentar Begini
"Sehingga nanti warga Gresik yang mau ke Surabaya lewat Lakarsantri dan akan dijemput oleh Wira Wiri. Semoga bisa mengurangi kemacetan yang masuk ke Gresik. Kami juga koordinasi dengan Sidoarjo. Sehingga kalau dari Sidoarjo turun dari mana bisa menggunakan Wira Wiri," jelas Eri Cahyadi kepada wartawan di Surabaya.
