KTF 2023 Turut Dorong Pemulihan Industri Pariwisata

Senin, 4 September 2023 07:25
Vice President Bank Mandiri Yudita Wahyu Dewanti, Pemred Kompas Sutta Dharmasaputra, Direktur Pemasaran Pariwisata Regional II Kemenparekraf Cecep Rukendi, EVP Head Marketing & Lifestyle Business OCBC NISP Amir Widjaya, dan Direktur Bisnis Harian Kompas L

TANGERANG, HELOINDONESIA.COM - Kompas Travel Fair (KTF) resmi dibuka pada Jumat (1/9/2023) lalu bertempat di Hall 5 dan Hall 6 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang. Pembukaan KTF 2023 antara lain dihadiri perwakilan dari Harian Kompas, perwakilan bank partner yaitu Bank Mandiri dan Bank OCBC NISP, serta perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pameran akan berlangsung selama tiga hari, hingga Minggu 3 September 2023.

KTF 2023 diselenggarakan Harian Kompas bersama Bank Mandiri dan Bank OCBC NISP, serta diikuti berbagai penyedia jasa dan pelaku industri perjalanan.

Baca juga: Jambore Kebangsaan, Ganjar Ingin Jateng Harus Jadi Contoh Pemilu Damai

Mengusung tagline “Yuk Berangkat”, yang menyuarakan hasrat masyarakat yang sudah ingin berwisata, ajang pameran menyediakan beragam kebutuhan para pelancong untuk berwisata, mulai dari paket wisata, tiket pesawat, tiket objek wisata, sampai dengan perlengkapan berwisata.

Dengan kata lain, ini menjadi peluang emas bagi para peminat wisata untuk mendapatkan beragam promo dan penawaran menarik yang hanya tersedia di KTF 2023.

Hanya di KTF 2023 telah memberikan manfaat bagi pengunjung untuk bisa mendapatkan promo cetar wahana pilihan KTF 2023. Dapatkan tiket Taman Safari Bogor, Taman Safari Bali, Jakarta Aquarium, dan Kidzania hanya Rp 50.000.
Yang tak kalah menarik, mereka yang berencana melakukan perjalanan ke luar negeri, bisa membuat paspor di KTF, tepatnya di booth Imigrasi. Setiap harinya tersedia 80 paspor elektronik dan 20 paspor biasa.

Optimisme

Penyelenggaraan KTF 2023 menunjukkan optimisme akan pemulihan industri pariwisata. Setelah “mati suri” selama pandemi, pada tahun 2022 industri pariwisata mulai menggeliat kembali.

Baca juga: Cak Imin Jadi Cawapres, Alissa Wahid: Jaringan Gusdurian Tetap Komit Tidak Terlibat Politik Praktis

Data Kemenparekraf tahun 2022 mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus) berhasil melampaui target. Pada 2022, terdapat kunjungan wisman sebanyak 5,5 juta kedatangan atau di atas target yang sejumlah 1,8 juta-3,6 juta kedatangan. Sedangkan pergerakan wisnus mencapai 800 juta perjalanan atau di atas target yang sebesar 550 juta perjalanan.

Seiring antusiasme sektor pariwisata pada triwulan I 2023, pemerintah memutuskan untuk menaikkan target kunjungan wisman menjadi 8,5 juta kunjungan dari semula 3,5 juta hingga 7,4 juta kunjungan. Dengan proyeksi perolehan devisa naik menjadi 6 miliar dolar AS dari sebelumnya yang ditargetkan sebesar 2,07 miliar-5,95 miliar dolar AS. Serta target mobilitas wisnus sebesar 1,2 miliar-1,4 miliar perjalanan.

“Jumlah wisatawan tahun 2022 yang melampaui target Kemenparekraf menunjukkan gairah wisata masyarakat telah bangkit, dan kita berharap tren ini terus berlanjut ke depannya. Melalui KTF 2023, kita berupaya untuk terus mendorong tren positif tersebut. Teristimewa pada penyelenggaraan yang ke-10, KTF ikut serta dalam memberikan solusi dan menghadirkan inovasi dalam pada industri pariwisata di Tanah Air,” ujar Wakil Direktur Bisnis Harian Kompas Novi Eastiyanto. (Aji)

Berita Terkini