HELOINDONESIA.COM - Nama Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan yang bernasib malang, kini menjadi perbincangan hangat di seluruh penjuru negeri. Kisah pilunya tentang perjuangan hidup dan akhir tragis yang dialaminya menyentuh hati banyak orang.
Namun, yang lebih mengejutkan adalah fenomena unik yang terjadi setelah kepergiannya: makamnya berubah menjadi semacam "santuari" yang dikunjungi ribuan orang.
Makam Nia yang terletak di Padang Kabau, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, kini dipenuhi tumpukan bunga dan doa.
Rumah dan makam Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan yang menjadi korban pembunuhan dan pemerkosaan sadis di Padang Kabau, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, kini berubah menjadi tempat wisata dadakan.
Makam Nia terlihat dipenuhi tumpukan bunga dan dedaunan yang ditinggalkan para peziarah, bahkan ketinggiannya hampir mencapai satu meter.
Antusiasme warga untuk berziarah ke lokasi ini juga terlihat dari banyaknya video yang beredar di media sosial.
Baca juga: Dengan SK Kemenkumham, PWI Di Bawah Kepemimpinan Hendry Ch Bangun Sah Buat Perjanjian Keperdataan
Selain makam, rumah tempat tinggal Nia yang sedang direnovasi juga menjadi perhatian publik.
Fenomena ini tentu saja memicu beragam reaksi. Ada yang melihatnya sebagai bentuk penghormatan tulus terhadap almarhumah.
Namun, tidak sedikit pula yang menyayangkan eksploitasi terhadap peristiwa tragis ini.
Banyak yang mempertanyakan etika menjadikan makam sebagai tempat wisata dan mengkomersialkan kesedihan keluarga korban.
Peristiwa viral ini menuai tanggapan beragam dari masyarakat.
Beberapa memaklumi tindakan warga sekitar yang menjadikan peristiwa ini sebagai sumber penghasilan tambahan, namun banyak pula yang mempertanyakan alasan menjadikan tragedi ini sebagai daya tarik wisata.
"Fomo banget orang-orang rumah korban malah kaya dijadiin tempat wisata gini," ungkap netizen yang sepertinya kesal.
Baca juga: Duet Sahli dan Happy Asmara Sukses Goyang FisipFest Undip Music Festival 2024
Ada juga warganet lain yang nimbrung, "Gue kan satu kabupaten ama Nia. Kemarin ngobrol ama kakak ipar ampe geleng-geleng kepala liat kelakuan orang-orang yg eksploitasi kematian dia:) bayangin siapapun yang di sana live tiktok, anggep dia wali Allah, berdoa di tempat kjadian dia dibunuh ampe urusan mak bapak dia disuruh balikan????."
"Udahlah cukup doain yg terbaik buat alm dan ziarah seperlunya aja ga usah sampe gini," komentar warganet lainnya.
Nia Kurnia Sari tewas akibat pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh Indra Septiarman alias Indra Dragon.
Jasadnya ditemukan terkubur dalam kondisi mengenaskan tanpa busana pada 8 September 2024.
Kisah Nia yang harus berjualan gorengan dengan cara berjalan berkeliling dari kampung ke kampung demi mendapatkan uang untuk berkuliah ini membuat banyak warganet terenyuh.***