Helo Indonesia

4 Poin Perbedaan yang Disampaikan Prabowo dengan Xi Jinping Menuju Kemitraan Strategis

Satwiko Rumekso - Internasional -> Asia Pasifik
Minggu, 10 November 2024 09:07
    Bagikan  
Prabowo dan Xi Jinping
Laman pemerintah China

Prabowo dan Xi Jinping - Prabowo dan Xi Jinping

HELOINDONESIA.COM -Pada 9 November 2024, Presiden Tiongkok Xi Jinping menerima kunjungan kenegaraan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Balai Besar Rakyat, Beijing. Dalam pertemuan ini, kedua pemimpin membahas peningkatan hubungan bilateral, kerja sama ekonomi, dan isu-isu strategis di tingkat regional maupun global, dikutip dari laman pemerintah China 

Poin yang disampaikan Xi Jinping:

1. Penguatan Hubungan Bilateral
Xi Jinping mengapresiasi kunjungan pertama Prabowo ke Tiongkok setelah menjabat, menandakan kedalaman hubungan Tiongkok-Indonesia. Xi menggarisbawahi pentingnya saling percaya, saling bantu, dan kemandirian dalam hubungan bilateral.

Lho lho lho

Baca juga: Mencekam Bentrokan Warga dan Oknum TNI di Deli Serdang: Seorang Tewas

2. Kerja Sama Strategis “Lima Pilar”
Xi mengusulkan peningkatan kerja sama dalam politik, ekonomi, humaniora, maritim, dan keamanan. Pembangunan bersama “Belt and Road Initiative” serta proyek kereta cepat Jakarta-Bandung diharapkan memperkuat integrasi ekonomi kedua negara.

3. Dukungan Terhadap Perkembangan Sosial Ekonomi
Tiongkok mendukung program pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, dan pengembangan pendidikan vokasional di Indonesia dukungan untuk pelatihan, penelitian ilmiah dan pengembangan pendidikan kejuruan. di Indonesia, memperkenalkan lebih banyak langkah-langkah fasilitasi, dan memperluas pertukaran personel. Kerja sama juga mencakup sektor digital, energi, manufaktur, hingga ekonomi sirkular.

undefined

4. Komitmen Terhadap Stabilitas Global
Xi menekankan pentingnya mempertahankan perdamaian global dan menentang unilateralisme. Tiongkok mengajak Indonesia untuk bersama-sama mendorong multipolaritas dan ekonomi global yang inklusif.

Poin yang disampaikan Prabowo:

1. Sejarah Panjang Hubungan Tiongkok-Indonesia
Prabowo menekankan sejarah panjang persahabatan Tiongkok-Indonesia dan komitmen Indonesia untuk meningkatkan koordinasi strategis di tengah situasi global yang kompleks.

2. Dukungan Terhadap Kebijakan Satu Tiongkok
Indonesia sepenuhnya mendukung kebijakan satu Tiongkok, termasuk upaya menjaga stabilitas di Xinjiang, dan berterima kasih atas dukungan Tiongkok dalam isu Palestina.

3. Peningkatan Investasi Tiongkok di Indonesia
Indonesia berharap lebih banyak investasi Tiongkok di bidang energi, infrastruktur, pertanian, dan ketahanan pangan. Prabowo juga menyatakan kesiapan Indonesia untuk membangun “Belt and Road Initiative” yang berkualitas tinggi.

4. Komitmen Non-Blok dan Kerja Sama Multilateral
Prabowo menegaskan kebijakan luar negeri non-blok Indonesia serta dukungannya terhadap tiga inisiatif global Tiongkok. Indonesia siap bekerja sama di platform multilateral seperti G20 untuk kepentingan bersama negara-negara Selatan.

Setelah memberikan sambutan, Kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama bilateral di bidang ekonomi biru, pemeliharaan air, mineral, dan pembangunan berkelanjutan. Pernyataan Bersama juga dikeluarkan untuk memperkuat kemitraan strategis dan membangun komunitas Tiongkok-Indonesia dengan masa depan bersama.***