HELOINDONESIA.COM -Pada Senin, 23 Desember 2024, Dra. Lucy Kurniasari, anggota DPR RI Komisi IX Fraksi Partai Demokrat, mengunjungi penerima bantuan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula di Poktan Rumah Kita, Jalan Kebraon Indah Permai RW13, Balas Klumprik, Surabaya.
Sebanyak 30 peserta TKM hadir, sebagian besar adalah penerima TKM dari bulan Oktober 2024 yang berasal dari Kelurahan Kebraon. Mereka memanfaatkan dana Rp5 juta untuk modal usaha di berbagai bidang seperti kuliner (kue, minuman, tahu campur), persewaan baju, dan kecantikan (MUA dan Hairdo).
Lho lho lho
Baca juga: Dengan Pemain Cadangan Red Sparks Mampu Kalahkan GS Caltex di Putaran ke 3
Pada kesempatan tersebut Lucy Kurniasari yang juga ketua DPC Partai Demokrat Surabaya, menanyakan penghasilan para penerima bantuan TKM yang membuka usaha MUA dan Hairdo. "Sekarang berapa penghasilan yang diterima?" tanya Lucy Kurniasari.
Adinda, yang membuka usaha MUA, menjawab bahwa ia bisa mendapatkan order hingga lima kali seminggu. Sementara itu, yang membuka usaha Hairdo bisa menerima pelanggan hingga empat kali sehari. Berdasarkan perhitungan, penghasilan total mereka sebulan bisa melebihi UMK terbaru 2025.
Penting, jangan lewatkan
Baca juga: Surabaya Saat Malam Tahun Baru, Perhatikan Gaes Ada 12 Titik Penyekatan Ruas Jalan

Paling atas, Tiga dari kiri, Lucy Kurniasari, Indra Wahyudi (pakai topi)
Wahab, penerima bantuan TKM yang membuka usaha tahu campur, menggunakan dana tersebut untuk menambah jumlah porsi. Dengan tambahan modal, ia tidak lagi kesulitan memenuhi pesanan dalam jumlah besar. Lucy Kurniasari dan para peserta sempat mencicipi tahu campur buatan Wahab, yang mendapat pujian karena rasanya yang enak.
Dalam usaha kuliner, Lucy Kurniasari menekankan pentingnya menjaga kualitas dan rasa . "Kalau orang mengatakan rasanya enak, tapi ragu-ragu, sebaiknya jangan dijual dulu. Buatlah sampai rasanya benar-benar enak, ini untuk mengalahkan pesaing," ujarnya.
Sementara itu Indra Wahyudi, Ketua Bakomstra Partai Demokrat dan koordinator TKM Pemula, melaporkan bahwa Partai Demokrat di wilayah Kebraon telah menjalankan berbagai program untuk memajukan UMKM.
Tahun ini, Demokrat Kebraon telah membagikan 500 sertifikat halal gratis. Indra juga menegaskan bahwa sebagian besar penerima TKM adalah warga di luar Partai Demokrat. "Penerima bantuan TKM 80 persen diluar partai Demokrat." tegas Indra Wahyudi.
Selain itu Demokrat Kebraon juga sedang mengembangkan UMKM Inklusi yakni untuk para penyandang disabilitas, sebab kendala disabilitas selama ini adalah tidak bisa mengakses perbankan, maka model TKM yang tidak perlu mengembalikan modal ini sangat cocok untuk UMKM disabilitas.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat Kebraon, Komandan Koramil atau yang mewakili, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah Kebraon, Ketua RW, dan Ketua Poktan Rumah Kita.
Untuk diketahui Kelompok Tani Rumah Kita (Poktan) yang menjadi tempat acara, adalah sebuah komunitas petani yang meluncurkan program pertanian dan peternakan berkelanjutan di Kebraon Indah Permai RW13 Surabaya.
Mereka menanam bawang merah menggunakan pupuk organik untuk menjaga kualitas tanah dan lingkungan. Selain itu, Poktan juga mengembangkan peternakan ayam berbagai jenis hingga ternak kambing untuk memenuhi permintaan pasar, sekaligus memberikan edukasi beternak kepada masyarakat dan siswa-siswi.
Inovasi lainnya meliputi pemanfaatan sampah organik menjadi maggot sebagai pakan ayam, yang menjadikan ternak lebih sehat dan produktif. Poktan juga mengelola bank sampah untuk mengubah limbah plastik menjadi barang bernilai tinggi.***
