Helo Indonesia

Kebijakan Destinasi Pariwisata Menparekraf Ngaco, Tercium Agenda Politis, Bikin Para Ekonom Ketawa

M. Haikal - Ekonomi
Sabtu, 17 Juni 2023 23:26
    Bagikan  
Sandiaga Uno
Twitter / @sandiuno

Sandiaga Uno - Sandiaga Uno resmi bergabung dengan PPP, ditandai pemberian KTA (Kartu Tanda Anggota) dan penyematan jaket hijau, di DPP PPP, Jakpus, 14 Juni. (Foto: Twitter /@sandiuno),

HELOINDONESIA.COM - Menparekraf Sandiaga Uno menjadi sasaran tembak dosen planologi & pakar pariwisata ITB lantaran kebijakannya banyak dipolitisir.

Pariwisata di Indonesia saat ini menjadi salah satu agenda yang dipolitisir diungkapkan Myra P. Gunawan.

"Bagaimana 10 atau 5 destinasi prioritas itu dipilih itu tanpa ada naskah akademiknya," kata myRA dalam sebuah video yang diunggah akun Twitter Sosiotalker pada Sabtu (17/6/2023).

Pakar pariwisata yang sudah 30 tahun meneliti industri pariwisata NKRI terlihat marah dan kecewa dengan kebijakan pariwisata pemerintah saat ini.

Baca juga: Siapkan Big Data Rantai Pasok dan Material Konstruksi, Kementerian PUPR Berkolaborasi dengan ARFI

"Ingin wisatawan mancanegara sebesar-besarnya. Kenapa yang dipilih itu ke Taman Nasional. Kan by definition ini (kedatangan) mereka harus dibatasi," ujarnya.

Kebijakan ini, menurut dosen yang dikenal sudah banyak membantu daerah wisata untuk berkembang ini, kebijakan tersebut tidak cocok.

"Yang dipilih dan yang diinginkan wisatawan mancanegara sebanyak-banyaknya yang dipilih kok Taman Nasional dan UNESCO Heritage," jelasnya.

Baca juga: 5 Tips Jitu yang Bisa Bikin Awet Baterai Saat Bermain Game di Ponsel Android

Saking semangatnya, lanjut Myra, kadang-kadang kita yang ngerti atau yang terbiasa ngitung ekonomi, barangkali tertawa.

"Tiba-tiba sekian tahun dalam Renstra (rencana strategis) inginnya 8 persen. Dikiranya dari 4, jadi 5 dan 6, 7 dan 8. Itu kira-kira sektor lain tidur kan," ucapnya.Berarti, orang ini (Menparekraf) tidak ngerti angka ini," tandasnya.

Baca juga: Terendus Rencana Distribusi dokter Asing ke Wilayah 3 T, Ahli Anatomi ini Curigai Menkes Ada Proyek Masuk

Dalam postingan video tersebut,  akun Sosiotalker membuat narasi kalau selama 30 tahun membantu pariwisata di Indonesia baru kali ini terlihat marah.

"Baru kali ini beliau kelihatan “marah” dan kecewa dengan kebijakan pariwisata pemerintah sekarang yang ngaco habis," utasnya.