Helo Indonesia

21 Tulang Manusia yang Diketemukan di Rungkut Surabaya Menyimpan Misteri

Satwiko Rumekso - Nasional -> Hukum & Kriminal
Jumat, 27 September 2024 19:11
    Bagikan  
Konpers Kerangka
Foto: Polda Jatim

Konpers Kerangka - Kombes Pol M. Kusnan Kabid Dokkes Polda Jawa Timur saat jump pers di Mapolda Jatim, Jumat (27/9/2024).

HELOINDONESIA.COM - Kerangka manusia diduga dari dua jenazah ditemukan di dekat pintu penyariangan sampah Pompa Air Wonorejo 1, Kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut.

Kerangka manusia itu dilihat pertama kali oleh Mudi, penjaga pintu air yang kebetulan sedang turun ke bawah untuk bersih-bersih. Tulang belulang itu diperkirakan tersangkut di pinggiran sungai hampir satu tahun lebih.

“Saat di bawah (sungai) saya lihat ke belakang, ada tulang memang, cuma belum tahu ada tengkorak. Setelah melihat (tengkorak) saya langsung lapor ke pengawas proyek,” katanya ditemui di lokasi.

Biddokes Polda Jatim melakukan serangkaian penyelidikan terhadap temuan kerangka manusia di sungai sekitar rumah pompa Wonorejo 1 Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya.

Polisi pun turun tangan untuk mengungkap sebenarnya ada berapa kerangka manusia, lebih jauh siapa mereka dan mereka itu korban kecelakaan atau dibunuh? Mengapa tidak ada keluarga yang melapor kehilangan?

Baca juga: Viral, Orang Tua Keempat Pelaku Pembunuhan Siswi Palembang Enggan Minta Maaf: Anak Saya Tidak Bersalah!

Penyelidikan sementara dari kerangka yang ditemukan ada 21 tulang yang ditemukan, sehingga diperkirakan lebih dari dua orang.

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol M Kusnan mengatakan, setelah melakukan identifikasi, kemudian temuan tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan mendalam sesuai dengan scientific crime investigation.

"Di situ ditemukan kurang lebih 21 tulang, serpihan-serpihan dan ini diperkirakan tulang ini sudah lama dan sudah mulai rapuh. Jadi perlu pendalaman lebih lanjut untuk dilakukan pemeriksaan," jelas Kusnan, Jumat (27/9/2024).

Saat ditanya terkait jenis kelamin, Kusnan menyampaikan bahwa tulang tersebut sudah terlalu lama dan belum teridentifikasi.

"Perkiraan tulang itu lebih dari dua hingga tiga orang. Dan ini karena sudah lama, bisa jadi apakah dulu bekas kuburan, atau apa kita tidak tahu ya. Oleh sebab itu kami perlu pendalaman lebih lanjut," ungkapnya.

"Tulang ini sangat lama sekali, sampai isinya saja sudah kosong, isi tulangnya. Saya sudah melakukan pemeriksaan juga, melihat langsung, jadi yang saya sampaikan ini, saya juga ikut memeriksa langsung, tapi ada ahlinya di situ, ahli forensik, ahli DVI di bidang gigi juga kita libatkan," tambah Kusnan.

Sementara Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan bahwa penemuan potongan tulang manusia ini masih dalam pendalaman. Dalam hal ini, Polrestabes Surabaya bekerja dengan keras, termasuk Polda Jatim.

"Untuk terus melakukan upaya-upaya penyelidikan lebih lanjut, terkait dengan saksi-saksi pasti nanti akan kita lakukan pemeriksaan, terutama yang pertama menemukan.

Sementara itu Rosyid pengawas proyek mengatakan, sebelumnya terdapat pembangunan penyaring sampah di pintu pompa air itu.

Namun sudah tuntas pada Agustus 2024 kemarin. Selama pembangunan itu debit air surut karena dialihkan ke Sungai Kali Jagir. Diduga jenazah itu sudah tersangkut di saluran pompa air sebelum Agustus, saat debit air masih penuh.***