Helo Indonesia

Eks Kapolda PMJ: Menangkap Pelaku Kejahatan itu Bangga, Tapi Lebih Mulia Mencegah Warga jadi Korban Kriminal

Rabu, 14 Juni 2023 20:42
    Bagikan  
Tim perintis,
Foto: ist

Tim perintis, - Tim Perintis Polda Metro Jaya saat memamerkan keahliannya ngetrail pakai kendaraan roda dua saat apel Presisi Direktorat Samapta Polda Seluruh Indonesia, di Lapangan Apel Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya. Rabu (14/6/2023).

HELOINDONESIA.COM - Gangguan Kamtibmas akan terus mengalami dinamika. Di antaranya  balap liar, geng motor, tawuran dan lainnya.

Tindakan yang yang meresahkan masyarakat itu tidak cukup hanya ditangani dengan patroli kota  menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat saja.

"Harus ada konsep yang komprehensif untuk memberikan solusi yang tepat dan mencegah secara penuh serta meminimalisasi gangguan kamtimas tersebut," ujar Kabaharkam Polri Komisaris Jenderal Polisi  Mohammad Fadil Imran saat memimpin apel Launching Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Seluruh Indonesia, di Lapangan Apel Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya. Rabu (14/6/2023). 

Baca juga: Ahmad Muzani Minta Kader Gerindra Santun dan Tak Jelekkan Capres Lain

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menegaskan tentang prinsip pemulihan yang harus  dijalankan saat ini adalah mengedepankan pencegahan kejahatan.

Menurutnya, pencegahan kejahatan aktif yang sering  disampaikannya dengan istilah preventif strike bukan hanya sekedar mengimbau saja.

"Tapi juga harus melakukan tindakan pemulihan yang dapat meminimalisir faktor-faktor kriminogen yang ada di tengah masyarakat.” ungkapnya.

Baca juga: Satpol PP dan Dinas Terkait Mesuji, Razia Warung Remang-Remang

Fadil menegaskan bahwa patroli merupakan fungsi pencegahan bukan penindakan. 

"Saya berharap ke depannya kita memiliki satuan yang terintegrasi dengan stakeholder sebagai alat negara sebagai pemelihara keamanan” imbuhnya. 

Fadil menekankan kunci keberhasilan patroli perintis presisi diantaranya adalah membuat road map.

Baca juga: DPP Gerindra: Bagus Mirza Next Wali Kota, Tapi Fokus Dulu Prabowo Presiden

Sehingga, lanjutnya, terdapat tujuan yang jelas serta indikator yang terukur,

identifikasi permasalahan yang muncul dan akan muncul.

"Sehingga solusi antisipasi dapat dibuat, intensifkan dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat secara langsung di lapangan maupun secara daring melalui media sosial, " paparnya.

Tak cukup sampai di situ, Fadil menegaskan bahwa harus terus dilakukan patroli dialogis.

Baca juga: Tiap Tahun 1 Juta Orang Indonesia Berobat ke Luar Negeri, USD 11,5 miliar Devisa Negara Hilang

"Berdiskusi dengan masyarakat sehingga tingkat kepercayaan semakin hari semakin meningkat.

Fadil mengingatkan jajaran di bawahnya bahwa menangkap pelaku kejahatan merupakan suatu kebanggaan, tapi  mencegah masyarakat jadi korban adalah suatu kemuliaan” tutupnya.