JAKARTA, HELOINDONESIA. COM - Mengantisipasi perubahan begitu cepat di masyarakat, Polri membentuk satuan baru bernama Pamapta (Patroli, Pengamanan, dan Pelayanan Masyarakat Terpadu).
"Pembentukan Pamapta agar pelayanan masyarakat di tingkat Polres dan Polsek lebih presisi, adaptif, dan efektif," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri kepada wartawan, pada Rabu (15/10/2025) di Jakarta.
Pamapta, katanya, menggantikan peran Kanit SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) di jajaran Polres.
Peresmian ini ditandai dengan penyerahan simbolis kendaraan patroli Pamapta oleh Kapolda Metro Jaya.
Baca juga: Polisi Ajak Ormas Jaga Jakarta Biar Aman dan Harmoni
Irjen Asep mengatakan, peluncuran Pamapta merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kapolri Nomor 1438/IX/2025 yang diterbitkan pada September 2025.
“Pada hari ini, Polda Metro Jaya resmi melaunching tugas Pamapta yang menggantikan Kanit SPKT," ujarnya.
Sebelumnya, Kanit SPKT dibentuk guna mewujudkan pelayanan prima kepolisian di Indonesia, yang diatur dalam Perkap Nomor 22 dan 23 tahun 2010.
Kapolda mengatakan, istilah Pamapta sebenarnya bukan hal baru di tubuh Polri.
Baca juga: Stop Rencana Pembangunan Jalan Waynipah-Tampang Tua, Bahaya
Istilah ini pernah digunakan pada masa lalu, katanya, dan kini dihidupkan kembali sebagai bagian dari transformasi organisasi Polri menuju pelayanan publik yang lebih baik.
Pamapta memiliki lima fungsi utama, yaitu Pelayanan Kepolisian terpadu, Koordinasi dan pengendalian bantuan serta pertolongan, Pelayanan masyarakat melalui berbagai media komunikasi, Pelayanan informasi kepada masyarakat, serta Penyiapan registrasi dan pelaporan kegiatan.
Irjen Asep menekankan bahwa penyerahan kendaraan patroli Pamapta kali ini bukan sekadar distribusi sarana operasional. Juga bermakna simbolis terhadap tanggung jawab dan amanah pelayanan kepada masyarakat.
“Kendaraan yang diserahkan hari ini menjadi simbol tanggung jawab dan amanah pelayanan," tuturnya.
Baca juga: TNBBS Terancam Makin Hancur Akibat Proyek Jalan 3,5 Km di Tanggamus
Dengan tambahan armada ini, katanya, pihaknya berharap patroli dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dan merespons lebih cepat setiap laporan warga.
Program ini juga sejalan dengan ‘Jaga Jakarta’ yang tengah digalakkan oleh Polda Metro Jaya. Salah satu pilarnya adalah menjaga lingkungan dan membangun sinergi antara polisi dan masyarakat dalam menciptakan rasa aman di ibu kota.
“Kami berharap patroli Pamapta bisa menjadi garda terdepan dalam menciptakan rasa aman dan keteraturan di masyarakat," ucapnya.
Namun yang terpenting, katanya, kepolisian berkomitmen agar setiap personel tetap menjaga norma dan etika dalam bertugas, khususnya di jalan raya.
Baca juga: Soal Perolehan Emas di PON Bela Diri, Jateng Masih Berharap dari Pencak Silat dan Wushu
“Kami ingin kehadiran polisi yang menenangkan, bukan yang menegangkan masyarakat," katanya.
Dengan semangat Jaga Jakarta, katanya, kepolisian siap melayani dengan tulus dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya warga Jakarta.
