LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM - Respon Cepat, Polsek Tanjungkarang Barat menangkap tiga anggota geng motor yang menganiayaan secara bersama-sama pria bercelana loreng di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Rawa Laut, Sabtu subuh (11/3/2023)
Ketiganya adalah remaja Kelurahan Kedamaian inisial RNS, (19), remaja Jati Mulyo inisial RAG (16), dan remaja Sukarame inisial DZ (22).
Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Mujiono, membenarkan terkait penangkapan terhadap ketiganya. Ketiganya telah melakukan penganiayaan secara bersama sama terhadap Agil (21), warga Jalan Purnawirawan I Gang Lestari Langkapura," ungkapnya mewakili Kapolresta Bandarlampung Kombes Ino Harianto.
Lebih lanjut, Kapolsek Tanjungkarang Barat Kompol Mujiono, menambahkan bahwa ketiganya ditangkap pada hari Senin sore (13/03/2023).
Berdasarkan hasil interogasi, ketiga pelaku ini tergabung dalam kelompok Geng Motor OKB (Orang Keren Barat) yang kerap berkumpul di wilayah Permata Biru, Sukarame," katanya kepada Helo Indonesia Lampung, Selasa (14/3/2023).
Pelaku DZ (22) selaku admin geng motor OKB yang memberitahu rekan rekannya untuk berkumpul yang tergabung dalam kelompok PUSAT BERSATU untuk melakukan tawuran dengan geng motor Gradak yang tergabung dalam Kelompok All Star Bersatu di Jalan Jenderal Sudirman, Rawa Laut Enggal.
"Para pelaku ini berkumpul di jembatan rel di wilayah Kelurahan Gunungsari, Tanjungkarang Pusat sebelum tawuran" tambah Kompol Mujiono.
Kapolsek menjelaskan, ajakan tawuran disebarkan melalui media sosial Instagram antarkedua geng motor OKB dan geng motor GRADAK.
"Jadi geng motor OKB mengajak geng motor lainnya dan tergabung dalam Kelompok Pusat Bersatu untuk melawan Kelompok All Star Bersatu," sambungnya
Selain melakukan penganiayaan terhadap korban Agil (21), salah satu pelaku RAG (16) berhasil mengambil hand phone milik korban dan saku dalam saku celana korban, tambah Kapolsek
"Pelaku sudah ditahan, dan kami masih terus pendalaman terhadap perkara ini, jadi masih ada kemungkinan ada pelaku lainnya,"paparnya
Barang bukti yang berhasil disita, yaitu celurit modifikasi, satu handphone merk Vivo warna merah dan satu celana panjang warna hijau. (Hajim)
