Melalui Aplikasi SIPAGI Polisi Gagalkan Aksi Tawuran di Cengkareng, 8 Remaja Diamankan

Senin, 7 Oktober 2024 17:46
Delapan remaja beserta barang bukti dibawa ke Polsek Cengkareng untuk proses lebih lanjut. Ist

HELOINDONESIA.COM - Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran yang melibatkan sekelompok remaja di wilayah Pintu Air Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Delapan remaja diamankan bersama sejumlah barang bukti berupa senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam bentrokan, Pada Minggu pagi, 6 Oktober 2024, sekitar pukul 05.00 WIB.

Pengamanan ini merupakan hasil patroli Tim Patroli Perintis Presisi yang telah direncanakan berdasarkan Rencana Kegiatan (Rengiat) melalui aplikasi SIPAGI (Sistem Informasi Patroli Digital), sebuah inovasi dari Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP M. Hari Agung Julianto. Aplikasi ini bertujuan mengoptimalkan patroli di daerah rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jakarta Barat.

Saat melaksanakan patroli kewilayahan, Tim 1 Patroli Perintis menerima laporan tentang sekelompok pemuda yang berkumpul di sekitar Pintu Air Cengkareng Timur. Informasi yang diterima menyebutkan bahwa kelompok tersebut diduga akan melakukan aksi tawuran dengan membawa senjata tajam.

"Begitu mendapat laporan, Tim 1 langsung bergerak menuju lokasi. Di perjalanan, kami berpapasan dengan kelompok pemuda yang mengendarai motor, beberapa di antaranya membawa senjata tajam dan busur panah," ungkap AKBP M. Hari Agung Julianto saat dikonfirmasi, Minggu (6/10/2024).

Baca juga: Mendagri Apresiasi Capaian Inflasi 1,84 Persen Berkat Kerja Sama Pemerintah Pusat dan Daerah

Tim polisi segera melakukan pengejaran, dan dalam operasi cepat ini, delapan remaja berhasil diamankan. Dari lokasi kejadian, petugas menemukan barang bukti berupa satu buah celurit, satu busur panah, dan lima anak panah, yang diduga kuat akan digunakan dalam tawuran.

Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas aplikasi SIPAGI dalam memetakan area rawan konflik sehingga petugas dapat bergerak proaktif untuk mencegah gangguan keamanan. "Dengan aplikasi SIPAGI, patroli bisa lebih efektif dan tepat sasaran. Kami akan terus menjaga keamanan wilayah, terutama menjelang Pilkada 2024 yang berpotensi meningkatkan gangguan kamtibmas," tambah Agung.

Selanjutnya, delapan remaja beserta barang bukti dibawa ke Polsek Cengkareng untuk proses lebih lanjut. AKBP Agung juga mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi negatif yang merusak masa depan.

Baca juga: Seorang Warga Tangsel Terkena Sabetan Sajam Geng Motor, Pelaku Sedang Dicari Polisi 

"Tawuran bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Kami berharap masyarakat berperan aktif dalam melaporkan potensi konflik atau gangguan kamtibmas," pungkasnya.


Berita Terkini