MTQ Nasional 2026: Semarang Siap Pecahkan Rekor Muri, 8.000 Kafilah Siap Disambut

Selasa, 21 April 2026 08:52
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng saat rakor bersama Wagub Jateng Taj Yasin untuk persiapan MTQ Nasional 2026

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM -  Sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Pemerintah Kota Semarang bersiap mencatatkan sejarah melalui sebuah gebrakan spektakuler: Pemecahan Rekor Museum Rekor Indonesia Dunia (Muri) menyanyikan Mars MTQ dengan peserta terbanyak.

Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, dalam koordinasi bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin 20 April 2026.

Baca juga: Belajar dari Kiai Soleh Darat, Ning Nawal: Kartini Masa Kini Wajib Balance Intelek dan Spiritual

Agustina menegaskan kesiapan Kota Semarang dari sisi teknis maupun partisipasi masyarakat. “Kota Semarang sangat siap untuk menyambut MTQ. Kemarin kita sudah latihan untuk kirab rebana dari Masjid Soleh Darat. Dan antusiasme teman-teman untuk melakukan kirab rebana itu luar biasa,” ujarnya.

Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui berbagai rencana penyelenggaraan, mulai dari kirab hadroh sebagai bagian prosesi pembukaan, festival hadroh tingkat nasional, hingga penyelenggaraan expo kaligrafi dan kawasan halal food.

Pemkot juga menyiapkan destinasi wisata religi, termasuk pengembangan desa wisata dan kawasan budaya seperti Pasar Johar dan Kota Lama.

8.000 Kafilah

Selain itu, penataan kawasan utama seperti Simpang Lima terus dikebut, termasuk pembenahan drainase, pengendalian banjir, serta penyiapan titik parkir dan rekayasa lalu lintas. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan peserta dan tamu yang diperkirakan mencapai 8.000 kafilah dari seluruh Indonesia.

Baca juga: Grand Final Proliga 2026: Misi Hattrick Bhayangkara Presisi dan Ambisi Revans LavAni

Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci utama. Pemkot menggandeng berbagai organisasi keagamaan, ormas pemuda, hingga pelaku UMKM untuk mengisi rangkaian kegiatan di sepanjang area utama penyelenggaraan. Konsep ini diharapkan menghadirkan suasana yang hidup sekaligus mencerminkan nilai religius dan toleransi di Jawa Tengah.

Di sisi lain, Kota Semarang juga menyiapkan agenda unggulan berupa pemecahan rekor MURI saat pembukaan MTQ Nasional 2026.

“Kami mengusulkan pencatatan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) untuk menyanyikan Mars MTQ dengan peserta terbanyak saat pembukaan. (Kegiatan ini) akan melibatkan siswa, santri, dan ibu-ibu pengajian,” kata Agustina.
Bahkan, konsep pelaksanaan juga dirancang secara hybrid untuk memperluas partisipasi secara nasional.

Di akhir, pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Semarang sebagai tuan rumah. “Terima kasih atas kepercayaan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Kementerian Agama atas dukungan dorongan sehingga Kopta Semarang menjadi titik pelaksanaan event nasional yang sangat bergengsi. Mudah-mudahan semua persiapan kita lancar,” pungkas Agustina. (Aji)

Berita Terkini