Kereta Tabrak Kendaraan Pick-Up, Delapan Orang Tewas

Sabtu, 5 Agustus 2023 00:00
Kecelakaan terjadi di persimpangan yang tidak sah tanpa penghalang otomatis untuk menghentikan kendaraan saat kereta mendekat [Kereta Api Negara Thailand via AP] Aljazeera

HELOINDONESIA.COM - Kecelakaan kereta api memakan korban jiwa, delapan tewas setelah satu kereta barang menabrak truk pick-up yang melintasi rel kereta api di provinsi timur Thailand.

Kecelakaan itu, yang terjadi pada pukul 02:20 (19:20 GMT) pada hari Jumat di distrik Mueang provinsi Chachoengsao, juga melukai empat orang, menurut Kereta Api Negara Thailand. Satu korban dalam kondisi kritis.

Korban tewas termasuk tiga wanita berusia 22, 55 dan 64, dan lima pria berusia 18, 27, 55, 60 dan 62, kata agen kereta api. Mayat dibawa ke rumah sakit polisi untuk memungkinkan kerabat mempersiapkan ritual keagamaan.

Lokasi kecelakaan di jalan beton berada di titik perlintasan tidak resmi tanpa penghalang otomatis untuk menghentikan kendaraan saat kereta mendekat.

Baca juga: Mahasiswa UI Tewas di Kamar Kos, Polisi Tangkap Pelaku yang Ternyata Senior Korban

Ada 693 titik penyeberangan tidak sah yang saat ini digunakan di sepanjang sistem kereta api nasional, kata badan tersebut.

Meski penyeberangan tidak diberi izin, foto lokasi kecelakaan yang disediakan oleh pihak berwenang menunjukkan lampu dan tanda peringatan di sana.

Sopir truk berusia 54 tahun, Wichai Yulek, mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia melihat kereta mendekat dan mendengar klakson peringatan.

Baca juga: Pendukung Sangat Ingin Rocky Gerung Dipenjara, Jokowi Disarankan Membuat Laporan ke Polisi

Dia melambat, tetapi penumpang di dalam kendaraan mendesaknya untuk terus berjalan. Ketika dia menyadari truk itu menuju tabrakan, dia tidak bisa berhenti tepat waktu, kata otoritas kereta api.

Truk pick-up itu membawa pekerja ke Laem Chabang di provinsi Chonburi. Salah satu penumpang, Suraphat Prasop, 20 tahun, mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia melihat kereta mendekat saat kendaraan hendak melintasi rel. Meski mendengar bunyi klakson kereta sebanyak tiga kali, masinis tidak berhenti, katanya.

Kecelakaan maut sering terjadi di Thailand, yang secara teratur berada di puncak daftar jalan paling mematikan di dunia, dengan ngebut, mengemudi dalam keadaan mabuk, dan penegakan hukum yang lemah menjadi faktor penyebabnya.

Baca juga: Breaking News - Aji Santoso Akhirnya Diberhentikan Manajemen Persebaya, Pasca Laga 1-2 Lawan Persikabo 1973

Kereta Api Negara Thailand mencatat telah berusaha untuk mengurangi potensi kecelakaan dengan memasang tanda peringatan dan lampu berkedip di kedua sisi perlintasan.

Pada Oktober 2020, 18 orang tewas ketika sebuah kereta barang menabrak bus yang membawa penumpang ke sebuah upacara keagamaan. (*)

(Winoto Anung)

Berita Terkini