Helo Indonesia

Beda dengan Jahe Biasa, Berikut Ini Kandungan Nutrisi dan Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan Anda

Syahroni - Ragam -> Kesehatan
Selasa, 27 Juni 2023 23:52
    Bagikan  
Jahe merah
ist

Jahe merah - Beda dengan jahe biasa, berikut manfaat kesehatan jahe merah.

HELOINDONESIA.COM - Tak hanya digunakan sebagai bumbu masak, jahe adalah rempah yang sudah terkenal karena manfaat kesehatannya bagi tubuh manusia. Ada 2 jenis jahe yang bisa Anda temui di pasaran. Salah satunya adalah jahe merah.

Jahe merah punya nama latin, yaitu Zingiber officinale var rubrum rhizoma. Ini adalah tanaman rimpang yang mengandung zat gingerol dan shogaol. Keduanya merupakan kandungan yang berperan sebagai antioksidan.

Kandungan Nutrisi dalam Jahe Merah

Sama seperti jahe pada umumnya, jahe merah merupakan tanaman herbal dengan akar berbentuk rumpun. Bedanya dengan jahe biasa, daging jahe merah berwarna merah muda. Berikut ini nutrisi yang terkandung dalam jahe merah.

  • Karbohidrat. Kandungannya sekitar 50 sampai 70 persen.
  • Lemak. Kandungannya sekitar 3 sampai 8 persen.
  • Terpenoid. Terdiri dari zingiberene, beta-bisabolene, alpha-farnesene, beta-sesquiphellandrene, dan alpha-curcumene.
  • Antioksidan fenolik. Terdiri dari gingerol, paradol, dan shogaol.

Baca juga: Susu Jahe Plus Madu, Rasanya Maknyus, Tubuh Hangat, Gairah Meningkat

Selain beberapa komponen utama di atas, jenis jahe ini juga mengandung senyawa penting lainnya. Termasuk zingerol, capsaicin, cineole, caprylic acid, aspartic, linolenic acid, dan gingerdione. Di dalamnya juga terdapat ragam vitamin, seperti vitamin B2, B3, B6, dan B9. Sementara kandungan mineral pentingnya, termasuk kalium, zat besi, fosfor, zink, dan magnesium.

Aroma khasnya muncul dari campuran minyak atsiri, shogaol, dan gingerol. Di dalamnya juga memiliki kandungan minyak atsiri lebih tinggi ketimbang jahe putih biasa. Rasanya juga lebih pedas. Salah satu manfaat jahe merah adalah mampu meningkatkan gairah seksual

Apa Manfaat dari Jahe Merah?

Jahe merah memiliki berbagai keistimewaan untuk kesehatan tubuh, contohnya:

1. Meningkatkan stamina

Untuk membantu meningkatkan stamina tubuh, jenis jahe ini bekerja dengan mengurangi tingkat tekanan darah dan meningkatkan alirannya. Aliran darah yang lancar bisa memaksimalkan kinerja sel-sel dan jaringan, serta stamina tubuh.

Baca juga: Banyak Khasiatnya, Berikut Ini Sejarah dan Cara Menanam Hingga Bisa Panen Jahe di Rumah Anda

2. Menghambat jamur

Manfaat ini terjadi berkat kandungan limonene dalam jahe merah. Nutrisi tersebut bekerja dengan menghambat atau menekan pertumbuhan jamur Candida albicans. Ini adalah patogen penyebab infeksi jamur pada area kulit.

3. Pereda rasa sakit

Khasiat ini terjadi berkat kandungan gingerdion dan gingerol di dalam tanaman herbal. Kandungan tersebut bekerja dengan menekan prostaglandin. Ini adalah senyawa yang berfungsi merangsang kontraksi otot rahim.

4. Mengurangi risiko penyakit jantung

Di dalam jahe merah terdapat asam alfa-linolenat yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Senyawa itu bekerja dengan membantu menjaga detak jantung. Selain itu, nutrisi tersebut juga menurunkan potensi pembekuan darah.

5. Menjaga kesuburan

Manfaat ini terjadi berkat kandungan arginin. Nutrisi tersebut membantu tubuh memproduksi nitrat oksida yang mampu meningkatkan aliran darah ke alat kelamin dan ovarium. Nutrisi tersebut mampu meningkatkan kesuburan dan kualitas sel telur. Cara kerjanya dengan meningkatkan sirkulasi darah. Dengan begitu, area organ intim mendapatkan nutrisi dan oksigen guna mematangkan sel telur.

Baca juga: Jangan Salah, Begini Cara Menyimpan Jahe Biar Tahan Lama dan Awet Harumnya

6. Menghilangkan mikroba dan jamur

Studi Zingiber officinale var. rubrum: Red Ginger’s medicinal uses yang diterbitkan oleh Molecules menyebutkan, jahe merah memiliki efek antimikroba dan antijamur. Studi lebih lanjut dilakukan untuk mengevaluasi mekanisme molekuler yang terlibat dalam resistensi bakteri dan jamur. Hasilnya, terdapat aktivitas antibakteri pada jahe merah terhadap bakteri gram-positif dan gram-negatif.

Studi ini menemukan bahwa jahe merah menunjukkan aktivitas ampuh dalam menghambat pertumbuhan dan membunuh Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, dan Bacillus subtilis. Sementara kandungan minyak rimpangnya cukup aktif untuk membunuh Bacillus licheniformis, Bacillus spizizenii, Staphylococcus aureus, dan Escherichia coli.

7. Menurunkan berat badan

Kegunaannya dapat menurunkan berat badan didukung oleh kandungan capsaicin. Nutrisi tersebut bekerja dengan meningkatkan rasa kenyang dan menurunkan keinginan untuk makan berlebihan. Sederhananya, capsaicin dapat menekan nafsu makan. Jika dilakukan secara rutin, tanaman herbal ini dapat memicu penurunan asupan kalori, yang berdampak pada menurunnya berat badan.

8. Menjaga kesehatan jantung

Jahe merah mengandung asam klorogenat yang dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Dengan mengonsumsinya secara rutin, tanaman herbal ini dapat membantu mengurangi potensi hipertensi, aterosklerosis, dan gagal jantung.

Baca juga: Rutin Minum Teh Jahe Setiap Hari, Rasakan 8 Manfaat Kesehatan Berikut Ini

9. Mencegah diabetes

Manfaat ini terjadi berkat kandungan gingerol yang bekerja dengan menurunkan kadar glukosa dalam darah dan meningkatkan sintesis glikogen. Hal ini bisa membantu mencegah diabetes tipe 2 atau diabetes melitus.

10. Meredakan mual

Selain mual dan terkait dengan kehamilan, jahe merah juga dapat membantu meredakan mual terkait kemoterapi. Caranya, kamu bisa mengonsumsi sebanyak 1 hingga 1,5 gram jahe setiap hari.

11. Meningkatkan imunitas

Untuk mendapatkan manfaat ini, jahe merah bekerja sebagai imunomodulator. Khasiat tersebut terjadi berkat kandungan gingerol dan shogaol di dalamnya. Selain itu, tanaman herbal ini juga memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan.