Helo Indonesia

6 Cara Menjaga Kesehatan Mata Agar Tetap Sehat

Drajat Kurniawan - Ragam -> Kesehatan
Selasa, 4 Juli 2023 06:00
    Bagikan  
Ilustrasi
Foto : Tangkapan Layar

Ilustrasi - (Ist)

HELOINDONESIA.COM - Mata merupakan salah satu organ tubuh yang sangat penting untuk dijaga kesehatannya. Dengan adanya mata, kita bisa melihat yang ada di sekitar kita, memandang keindahan dunia.

Mata adalah anugerah tak ternilai yang harus terus dipertahankan. Sehingga beberapa cara harus dilakukan untuk menjaga organ penglihatan.

Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mata Anda.

1. Lakukan tes mata setiap dua tahun

Anda harus melakukan tes mata secara teratur (setidaknya setiap dua tahun) meskipun Anda tidak memakai kacamata. Lebih dari 50% kehilangan penglihatan dapat dicegah, sehingga pengujian rutin dapat mencegah atau membatasi kerusakan yang disebabkan oleh kondisi mata terterntu. Misalnya, deteksi dini glukoma memungkinkan pemantauan dan pengobatan yang tepat dan mengurangi risiko kehilangan bidang visual yang permanen.

Pemeriksaan rutin sangat penting bahkan jika Anda tidak memiliki gejala karena tes mata dengan dokter mata dapat menemukan penyakit lain yang tidak berhubungan dengan penglihatan. Tes mata dapat mengungkap gejala awal diabetes, tumor otak, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan kondisi lainnya.

Baca juga: Panji Gumilang Jadi Tersangka Penistaan Agama

2. Kenakan kacamata pelindung

Kenakan kacamata keselamatan atau kacamata pelindung untuk melindungi mata Anda dari cedera jika bertani, atau menyalakan kembang api dan mengerjakkan las besi. Potongan kecil logam, kaca, atau kayu dapat mengenai kornea di bagian depan mata.

Hal itu adalah penyebab signifikan gangguan penglihatan di seluruh dunia. Jika Anda mengalami cedera mata, seperti terkena benda lain, segera periksa ke rumah sakit setempat.

3. Kenakan dan rawat kacamata pelindung

Anda harus memakai kacamata hitam untuk menjaga mata Anda. Penelitian sebelumnya  menemukan bahwa satu dari dua orang mempertaruhkan kesehatan mata mereka dengan tidak mengenakan kacamata hitam pelindung UV. Para ahli  menegaskan bahwa banyak orang tidak menyadari bahwa sinar UV dapat merusak mata dan kulit mereka.

Baca juga: Duh, Laporta Ngaku Barcelona Punya Tunggakan ke Messi Batasnya Tahun 2025

Sebuah penelitian oleh Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan bahwa 20% katarak terkait dengan paparan sinar UV. Selain itu, penuaan pun dapat berkembang lebih cepat pada orang yang terpapar sinar UV.

Paparan sinar UV juga dapat meningkatkan risiko pterigium (pertumbuhan jinak, non-kanker), pinguekula (benjolan putih atau kuning pada bagian putih mata dan fotokeratitis (disebabkan oleh paparan sinar UV jangka pendek tetapi tinggi).

Lembaga Untuk Kesehatan Maata merekomendasikan selalu memakai kacamata dengan filter UV.

Jika Anda memakai lensa kontak, maka pastikan Anda merawatnya dengan benar. Cuci dan keringkan tangan Anda secara menyeluruh sebeluim menyentuh lensa kontak atau mata Anda. Lensa Anda dan casingnya hanya boleh dibersihkan dengan larutan lensa yang direkomendasikan oleh dokter mata Anda. Selalu ikuti petunjuk yang diberikan oleh dokter mata atau produsen lensa.

Baca juga: Presiden Jokowi Makin Gak Nyaman dengan Menhan Prabowo, 10 Masalah ini jadi Penyebabnya

4. Periksa riwayat keluarga Anda

Dokter mata Anda mungkin ingin tahu apakah Anda memiliki riwayat keluarga kehilangan penglihatan atau kondisi mata.

Leber congenital amaurosis atau LCA adalah salah satu gangguan mata penyebab disabilitas bawaan adalah bentuk paling umum dari kebutaan bawaan masa kanak-kanak dan memengaruhi dua atau tiga dari setiap 100.000 bayi yang baru lahir, yang pada akhirnya menyebabkan kebutaan.

Sebuah penelitian telah menghasilkan terapi gen perintis yang mulai menghentikan atau membalikkan kehilangan penglihatan akibat penyakit mata bawaan, termasuk amaurosis bawaan Leber.

5. Jaga kesehatan umum Anda

Pilihan gaya hidup dapat memengaruhi mata Anda. Jangan merokok. Sebagai seorang perokok, Anda dua kali lebih mungkin kehilangan penglihatan daripada bukan perokok. Merokok dapat menyebabkan dan memperburuk beberapa kondisi mata, beberapa menyebabkan hilangnya penglihatan secara permanen. Misalnya, merokok meningkatkan risiko degenerasi makula terkait usia (AMD) dan retinopati diabetik.

Merokok, kelebihan berat badan, dan tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko diabetes tipe 2, yang terkiait dengan kehilangan penglihatan.

Jadi, pola hidup sehat, termasuk pola makan dan olahraga teratur, baik untuk kesehatan mata Anda.

6. Istirahatkan Mata Dari Radiasi Layar Gagdet secara teratur

Baca juga: Di Google Maps, Gedung DPR Berubah Nama Kandang dan Peternakan Tikus

Sebuah survey di Inggris menemukan bahwa setengah dari bermain gadget orang meningkat setelah pandemi, 38% percaya bahwa penglihatan mereka telah terpengaruh akibat hal tersebut. Hal ini menyebabkan kesulitan membaca, migrain, dan penglihatan malam yang lebih buruk.

Untuk menjaga kesehatan mata Anda, anda harus mengurangi ketegangan mata yang disebabkan oleh melihat layar terlalu lama.