Helo Indonesia

Jangan Anggap Sepele, Menggunakan Kipas Angin di Saat Tidur Berefek Buruk Bagi Kesehatan

Drajat Kurniawan - Ragam -> Kesehatan
Minggu, 16 Juli 2023 11:19
    Bagikan  
Ilustrasi
Foto : Ist

Ilustrasi - (Ist)

HELOINDONESIA.COM - Kipas angin sangat dibutuhkan lantaran cuaca terik di Indonesia membuat suhu di dalam ruangan menjadi gerah. Kipas angin juga bagi sebagian masyarakat Indonesia kerap digunakan di saat tidur.

Namun menurut penelitian, tidur dengan kipas angin yang menyala tidak baik bagi kesehatan. Bahkan bisa menimbulkan masalah kesehatan. Mulai dehidrasi, kekurangan oksigen hingga kelumpuhan pada wajah.

Apa saja bahaya kesehatan yang ditimbulkan jika tidur dengan kipas angin menyala? Dilansir dari beberapa sumber, berikut ini dampak negatifnya.

Kulit Kering

Tidur bisa menyebabkan kekurangan dan penurunan suhu tubuh yang akan mempengaruhi kesehatan kulit. Jika saat tidur menggunakan kipas angin menyala maka akan membuat tubuh berada dalam keadaan dingin dalam waktu yang cukup lama.

Baca juga: Tak Hanya Bikin Jantung Sehat, Berikut Manfaat Lain Buah Aprikot untuk Tubuh Anda

Kondisi itu akan membuat kulit menjadi kering akibat pengecilan pori-pori kulit. Karena kulit membutuhkan kandungan air dalam darah yang mengalir di sekitar kulit.

Infeksi Saluran Pernapasan

Sesuai fungsinya, kipas angin dapat menghasilkan angin dengan menggerakan udara di sekitar. Namun hal itu cukup membahayakan, karena tanpa proses penyaringan dengan resiko banyak bakteri, kuman dan virus yang dapat terhirup dengan mudah.

Jika terjadi bakteri, kuman dan virus itu terhirup masuk ke dalam tubuh akan membuat seseorang berisiko mengalami berbagai penyakit. Salah satu yang paling sering terjadi adalah infeksi saluran pernapasan, seperti asma.

Baca juga: Kontingen Purbalingga Sabet Dua Penghargaan di Kemah Bakti Saka Kalpataru, Salah Satunya Gelar Karya Inovatif

Kemungkinan terhirupnya ke dalam tubuh dapat membuat seseorang berisiko mengalami berbagai penyakit. Salah satu yang paling sering terjadi adalah infeksi saluran pernapasan, seperti asma.

Kekurangan Oksigen

Hindari menggunakan kipas angin dengan mengarahkan ke tubuh atau wajah sepanjang malam. Sebab hal tersebut akan membuat tubuh minim oksigen. Kenapa demikian? angin yang digerakan dari kipas angin bukanlah oksigen, melainkan karbon dioksida.

Semakin berkurang oksigen, jika kamu tidur di ruangan tertutup yang kurang ventilasi, sirkulasi udara pun tidak akan berjalan dengan baik. Dengan kipas angin mengarah langsung ke wajah selama tidur malam, tubuh pun lebih beresiko mengalami kekurangan oksigen.

Baca juga: Curhat Anak Muda ke Ganjar, Banyak Orang Tua Anggap Remeh Kerja di Dunia Digital

Dehidrasi

Salah satu dampak buruk menggunakan kipas angin dalam jangka waktu yang cukup lama yaitu dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan atau dehidrasi. 

Apa sebabnya? Ketika Kamu berada dalam ruangan dingin dalam jangka waktu lama, maka tubuh berpotensi kekurangan air. Udara dingin yang dihasilkan kipas angin akan menyebar di ruangan. Kondisi ruangan dingin akan menyerap cairan tubuh dan membuat organ tubuh tidak dapat bekerja dengan baik.

Penurunan Suhu Tubuh

Dampak kesehatan lainnya yang akan terjadi ketika sering menggunakan kipas angin sepanjang malam yaitu terjadi penurunan suhu tubuh. 

Secara normal, saat suhu ruangan berubah hangat atau panas, tubuh akan bereaksi dengan mengeluarkan keringat. Respon tubuh tersebut untuk mengatur atau menyeimbangkan suhu di dalam tubuh.

Keringat juga akan terjadi saat tidur dalam keadaan normal. Namun jika tidur menggunakan kipas angin semaklaman, akan membuat keringat dalam tubuh tidak bisa keluar.

Baca juga: Fahrur Rozie Terpilih Aklamasi Pimpin PERBASI Lampung

Risiko Terkena Penyakit Bell's Palsy

Penggunaan kipas angin selama tidur akan meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit Bell’s Palsy. Kebiasaan tidur dengan kipas angin yang menyala lalu diarahkan ke tubuh atau wajah bisa berefek suhu tubuh menjadi dingin.

Pada sebagian orang, efek dingin tesebut dapat mengakibatkan penyakit Bell's Palsy yairu penyakit kelumpuhan yang biasa menyerang wajah.

Orang yang mengidap gejala Bell's Palsy seperti terkena stroke ringan pada bagian wajah. Akan ditandai dengan gejala sulit tersenyum, tertawa hingga terjadi kemiringan pada wajah dan terlihat jelas pada bibir yang tidak simetris lagi.

Otot Kaku dan Nyeri

Selama tidur, pada tubuh seseorang akan terjadi perbaikan jaringan selain juga tubuh akan memproduksi cairan lubrikasi yang berfungsi untuk menguatkan otot dan persendian. 

Baca juga: Nasdem Pilih GBK Ketimbang JIS untuk Menggelar Acara Akbar, Begini Kata Anies

Namun kebiasaan menggunakan kipas angin dengan keadaan nyala akan menurunkan produksi lubrikasi. Dampaknya, membiarkan diri tidur dengan kipas angin dapat membuat seseorang sering mengalami nyeri otot.

Demikian ulasan bahaya penggunaan kipas angin selama tidur. Dengan iklim tropis di tanah air, tidur tanmpa kipas angin pasti sulit karena cuaca panas akan menyebabkan gerah dan berkeringat.

Oleh sebab itu, disarankan agar menggunakan kipas angin seperlunya saja. Jika Kamu terbiasa menggunakan kipas angin di saat tidur, usahakan angin yang berhembus tidak langsung mengarah ke tubuh atau wajah. 

Tags
Kesehatan