HELOINDONESIA.COM - Serai adalah tanaman umum yang biasa di gunakan masyarakat untuk bumbu masakan.
Selain sebagai bahan memasak, serai juga banyak di gunakan untuk obat alami.
Tanaman ini bisa tumbuh tinggi dan memiliki tangkai. Serai memiliki aroma yang sangat unik.
Kita bisa mengonsumsinya dengan cara meminumnya dan daunnya pun bisa dioleskan pada bagian yang terluka.
Baca juga: Pria di Purbalingga Dipolisikan Usai Pukul Karyawati Koperasi hingga Luka Lebam
Tanaman ini selain bisa dijadikan sebagai bahan masakan, bisa juga digunakan untuk pengusir serangga.
Serai juga bisa dijadikan deodoran, sabun dan kosmetik.
Di Indonesia selain sebagai bahan masak juga batang dan daun serai di manfaatkan untuk menurunkan panas, meredakan nyeri dan bengkak serta melancarkan menstruasi.
Dalam 1 ons serai mengandung :
1. Kalori : 30 kal
2. Protein : 1gram
3. Lemak : 0 gram
4. Karbohidrat : 7 gram
5. Serat : 0 gram
6. Gula : 1gram
Baca juga: Festival Muharram 1445 H di MAJT Lombakan Rebana, Stand Up Comedy, dan Murottal
Berikut beberapa manfaat serai :
1. Mengobati infeksi mulut dan gigi berlubang.
Minuman dari bahan serai mengandung bahan mikroba yang sangat bagus untuk tubuh.
Dari penelitian minyak esensial dari serai memiliki kemampuan melawan mikroba, kandungan antimikroba pada serai bermanfaat untuk mencegah infeksi kulit, infeksi darah, infekai usus, dan paru-paru.
2. Mengobati penyakit kulit
Serai memiliki sifat anti jamur sehingga efektif mencegah penyakit kulit. Minyak serai sangat efektif mencegah penularan jamur di area kulit.
Baca juga: Kontingen Porprov Kota Semarang Dilepas Mbak Ita, Bidik Quattrick Juara Umum
Sifat anti jamur ini efektif mencegah jenis jamur yang menyebabkan kurap, gatal di selangkangan.
3. Kaya Antioksidan
Antioksidan pada serai dapat melawan radikal bebas yang merusak sel. Antioksidan yang terkandung dalam sereh antara lain klorogenat, isoorentin, dan swertia japonica.
Serai bisa dijadikan obat kumur untuk terapi radang gusi.
4. Mengurangi Peradangan
Serai mengandung anti inflamasi yang bisa mengurangi peradangan pada tubuh.
Baca juga: Jateng Juara Umum Pornas Korpri 2023, Ini Klasemen Akhir Perolehan Medali
Peradangan kronis bisa menyebabkan radang sendi, penyakit kardiovakular bahkan kanker.
5. Mengatasi Diare
Penyakit ini bisa menjadikan dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh, serai bisa dijadikan obat alami mengatasi diare, Anda bisa membuat minuman hangat serai untuk mengobati diare.
6. Mencegah mual dan sakit perut
Serai bisa dijadikan obat untuk meredakan mual, sakit perut, tukak lambung dan masalah pencernaan. Serai bisa di jadikan teh herbal dan suplemen untuk mengatasi mual.
Cara membuatnya dengan cara memakai daun serai kering dan minyak esensial untuk aromaterapi.
Baca juga: Rapat Bareng Lima Menteri, Ganjar Siap Bereskan PR Penataan Candi Borobudur
Penelitian menemukan minyak esensial bisa melindungi lapisan perut akibat kerusakan aspirin dan etanol.
7. Meredakan stres dan kecemasan
Penelitian menemukan aroma terapi dari serai dapat mengurangi kecemasan dan stres.
Anda bisa menggunakan aroma terapi dan pijat untuk rileksasi tubuh. Serta bisa membuat minuman hangat dari serai setiap pagi.
8. Meredakan Sakit kepala
Kandungan eogenol pada serai yang fungsinya mirip dengan aspirin yaitu merasakan sakit kepala xan migren.
Baca juga: Ahok Dikabarkan Akan Jadi Dirut Pertamina, Begini Tanggapan Menteri BUMN
Eugenol berguna untuk mencegah trombosit darah menggumpal.
9. Mengurangi Kembung
Minum serai memiliki sifat Diuretik artinya serai bisa merangsang ginjal untuk mengeluarkan lebih banyak urin.
Diuretik bermanfaat mengurangi kembung dan mengurangi sindrom pramenstruasi.
Kandungan lain pada serai meliputi zat besi, kalsium dan vitamin C. Zat besi inilah yang menjadi komponen penting untuk sel darah merah, untuk proses pengiriman oksigen ke paru-paru.
Baca juga: Sukses 400 Kali, Modus Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Begini 4 Pelaku Beritahu Caranya
Efek samping serai yang berlebihan bisa memicu alergi seperti pusing, meningkatkan rasa lapar, mulut kering, meningkatkan buang air kecil, mudah lelah.
