Kenali Gejalanya, Berikut Perbedaan Diabetes Insipidus dan Diabetes Mellitus yang Perlu Anda Ketahui

Selasa, 11 Juli 2023 22:52
(Ist) Foto : Ist

HELOINDONESIA.COM -  Apakah Anda sering merasa ingin buang air kecil dan sering merasa haus? Anda mungkin menderita diabetes insipidus. Buang air kecil yang berlebihan juga merupakan gejala umum diabetes melitus, namun kedua kondisi ini tidak berhubungan. Berbeda dengan diabetes melitus, diabetes insipidus jarang terjadi.

Dr Tushar Tayal, Konsultan, Penyakit Dalam, Rumah Sakit CK Birla, Gurugram, India menjelaskan "Diabetes insipidus adalah kondisi medis yang tidak biasa di mana tubuh menghasilkan urin berlebih (disebut poliuria) dan tidak dapat menahan air kencing. Gejala serupa dari buang air kecil berlebih dapat dilihat pada diabetes melitus yang penyebabnya adalah defisiensi atau resistensi insulin.

Penderita diabetes insipidus mengeluarkan urin dalam jumlah banyak beberapa kali dalam sehari, akibatnya mereka merasa haus dan mengkonsumsi air dalam jumlah banyak. Jika penderita diabetes insipidus tidak mengkonsumsi air dalam jumlah yang cukup. air, mereka dapat mengalami dehidrasi yang dapat mengancam jiwa.

Baca juga: Makanan dan Minuman Harus Dihindari Penderita Diabetes

Diabetes insipidus mungkin merupakan kondisi sementara yang umumnya ringan, atau mungkin kondisi kronis dan parah.”

Penyebab Diabetes insipidus

Diabetes insipidus terjadi akibat ketidakteraturan hormon ADH (hormon antidiuretik). ADH diproduksi oleh bagian otak yang disebut hipotalamus dan disimpan di kelenjar yang disebut hipofisis. ADH juga dikenal dengan nama Vasopressin.

Vasopresin bekerja pada ginjal dan mengatur reabsorpsi air dari urin. Jika seseorang mengalami dehidrasi atau memiliki tekanan darah rendah, tubuh melepaskan vasopressin ekstra dari kelenjar hipofisis yang meningkatkan reabsorpsi air dan meningkatkan hidrasi dan tekanan darah. Diabetes insipidus terjadi jika produksi vasopresin tidak memadai atau ginjal tidak merespons vasopresin sebagaimana mestinya.

Baca juga: 5 Manfaat Kesehatan Virgin Coconut Oil untuk Pengindap Diabetes

Gejala Diabetes insipidus

Diabetes insipidus dapat terjadi pada semua usia. Bayi atau anak kecil yang menderita diabetes insipidus mungkin memiliki gejala berikut:

  • Urin berwarna pucat dalam jumlah banyak yang menyebabkan popok basah dan berat.
  • Mengompol.
  • Penurunan berat badan, Pertumbuhan yang buruk.
  • Muntah dan lekas marah
  • Sembelit.
  • Sakit kepala.

Gejala diabetes insipidus adalah sering buang air kecil dan warna urine umumnya kuning pucat. Rasa haus yang berlebihan adalah gejala umum lainnya. Pada individu normal, keluaran urin adalah 2-3 liter per hari sedangkan pada diabetes insipidus, bisa mencapai 20 liter.

Baca juga: Selain Enak, Jamur Kancing Ternyata Bagus Juga untuk Diabetes dan Pengendalian Kolesterol Loh

Jenis diabetes insipidus

Ada terutama tiga jenis diabetes insipidus, dan mereka adalah:

  • Sentral:

VASOPRESSIN DALAM DARAH yang tidak memadai yang mungkin disebabkan oleh kerusakan hipofisis atau hipotalamus. Ini dapat terjadi dengan cedera kepala, tumor, pembedahan, tuberkulosis, infeksi, dan kondisi autoimun

  • Nefrogenik:

Respon ginjal yang buruk terhadap ADH. Ini dapat terjadi karena obat-obatan tertentu seperti tetrasiklin, kadar kalsium atau kalium yang rendah dalam darah, penyakit ginjal kronis, atau karena mutasi genetik.

  • Kehamilan:

Ini bersifat sementara dan berhubungan dengan kehamilan.

Baca juga: Jangan Remehkan Buah Belimbing, Ternyata Bisa Sembuhkan Diabetes, Ini Penjelasanya

Diagnosis dan pengobatan diabetes insipidus

Diabetes insipidus dapat didiagnosis oleh praktisi medis terdaftar dengan bantuan tes tertentu seperti tes kekurangan air, kadar ADH dalam darah, konsentrasi urin, kadar gula darah, dan MRI otak.

Komplikasi utama diabetes insipidus adalah dehidrasi, yang terjadi ketika tubuh kehilangan terlalu banyak cairan dan elektrolit yang berbahaya dan dapat mengancam jiwa. Beberapa gejala dehidrasi adalah merasa pusing dan lelah, mulut, bibir dan mata kering, mual dan pingsan.

Pengobatan diabetes insipidus tergantung pada penyebabnya. Beberapa obat yang dapat digunakan dalam pengobatan adalah desmopressin, diuretik thiazide dan ibuprofen.

Berita Terkini