HELOINDONESIA.COM - Salah satu cara untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar adalah rutin berolahraga.
Dengan rutin berolahraga kita dapat menjaga keseimbangan antara energi yang masuk dan yang dikeluarkan tubuh.
Jika kurang latihan fisik, dapat berakibat tubuh menjadi kaku, kurang bugar, dan mudah sakit.
Itu baru dampak jangka pendek, ternyata banyak risiko kesehatan yang mengintai jika Anda kurang olahraga.
Baca juga: Atikoh Ganjar Terima Lencana Karya Bakti pada Hari Pramuka ke- 62, Diserahkan KH Maruf Amin
Ada dampak negatif akibat tubuh kurang berolahraga, yaitu:
1. Obesitas
Jarang bergerak dapat membuat lemak dalam tubuh terus menumpuk dan pada akhirnya akan membuat berat badan naik.
Hal itu terjadi karena tidak adanya keseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar dari tubuh.
Jika hal ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, makan akan dapat terjadinya obesitas.
2. Metabolisme melambat
Kurang berolahraga bisa menurunkan kecepatan metabolisme dalam tubuh.
Metabolisme yang berjalan lambat bisa meningkatkan risiko seseorang terserang berbagai penyakit.
Baca juga: Cuma 3 Jutaan, Tablet Teclast T40 Air Dibekali Layar 2K dan Andorid 13, Penasaran Spek Lengkapnya?
3. Insomnia
Kurang berolahraga bisa memicu insomnia atau gangguan tidur.
Hal ini terjadi karena tubuh yang jarang bergerak menyimpan banyak energi sehingga membuat seseorang bisa terjaga sepanjang malam.
Selain itu, orang yang tidak berolahraga cenderung sulit tidur nyenyak dan tetap merasa lelah saat bangun di pagi hari.
4. Mudah lelah
Jarang berolahraga akan membuat tubuh merasa cepat lelah.
Orang yang kurang berolahraga biasanya lebih mudah merasa lelah, bahkan saat melakukan aktivitas kecil sekali pun.
Hal ini karena jarang mengolah tubuh bisa membuat lemah dan tidak terlatih, sehingga kegiatan kecil saja sudah terasa melelahkan.
Baca juga: Canggih Nih Guys, HP Honor Lengkapi Fitur Peringatan Gempa Seperti Aplikasi BMKG
5. Rentan terkena diabetes
Dampak buruk yang bisa terjadi saat tidak berolahraga adalah naiknya kadar gula dalam darah yang meningkatkan risiko penyakit diabetes.
Sebab, otot dan jaringan lain tidak bekerja secara maksimal, bahkan tidak bisa menyerap gula untuk energi.
Hal ini dapat membuat gula darah melonjak tajam dan berisiko terkena diabetes.
6. Stres dan depresi
Jika akhir-akhir ini Anda selalu merasa stres, memikirkan banyak hal, dan cemas, ini mungkin tanda tubuh membutuhkan aktivitas fisik.
Baca juga: Kebun Urban Farming di Tlogomulyo Diresmikan, Mbak Ita: Cegah Anak Stunting dan Ibu Anemia
Stres yang muncul akibat kurang olahraga berkaitan dengan aktivitas hormon endorfin.
Olahraga meningkatkan kadar endorfin di dalam tubuh.
Endorfin adalah hormon alami yang akan memberikan efek rasa senang dan tenang pada seseorang.
Itulah mengapa setelah berolahraga selain meningkatkan kebugaran jasmani suasana hati pun menjadi lebih baik.
7. Meningkatkan risiko osteoporosis
Melansir dari Medline Plus, kurang berolahraga juga bisa membuat tulang melemah.
Baca juga: Soal Cawapres Anies, Demokrat ke Surya Paloh: Bukan Berarti Anda Menentukan Segalanya
Hal ini bisa meluruhkan otot-otot di sekitar tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis atau pengeroposan tulang.
Itulah efek jika kita jarang melakukan olahraga.
Sebaiknya kita melakukan olahraga rutin agar tubuh kita selalu sehat dan bugar.