HELOINDONESIA.COM - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto sama-sama mengucapkan selamat atas keberhasilan tim kontingen Pencak Silat Indonesia yang meraih juara umum di SEA Games 2023 di Kamboja.
Ucapan selamat dari kedua tokoh itu bernuasa berbeda dan mendapat reaksi netizen. Kedua tokoh yang Sama-sama mengucapkan selamat kepada Atlet Pencak Silat yang juara SEA Games, Ganjar Pranowo disindir oleh netizen. Sedangkan Prabowo bikin gemas.
Ganjar Pranowo jelas terlihat girang, dia menyebut, karena ada empat di antara medali emas yang diraih, disumbang oleh pesilat-pesilat Jateng.
Menurut Ganjar Pranowo, mereka adalah Tito Hendra septa Kurniawan, Khoirudin Mustakim, Atifa Fismawati dan Safira Dwi Meilani.
Sedangkan, Prabowo Subianto yang notabene Ketua Umum IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) sama sekali tidak menyebutkan dirinya sebagai ketua umum. Pun, Prabowo tidak menyebutkan prestasi para atlet pencak silat itu berkat kepemimpinannya.
Ucapan kedua tokoh tersebut sama-sama diunggah di Facebook. Unggahan Prabowo sekitar 21 jam yang lalu sedangkan postingan Ganjar Pranowo sekitar 7 jam yang lalu.
Yang mengunggah duluan Prabowo, mungkin dia lebih cepat mendapat laporan, sebab dia Ketum IPSI, dan Waketumnya, Sugiono duunya adalah Aspri Prabowo, dan kini jadi politisi Gerindra. Berikut unggahan ucapan selamat dari Prabowo.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan selamat atas title juara umum Pencak Silat dalam ajang Sea Games Kamboja 2023. Kebanggaan ini merupakan hasil kerja keras kalian, pengorbanan atas waktu dan tenaga yang kalian berikan untuk terus berlatih, berlatih dan berlatih.
Inilah budaya pendekar Pencak Silat Indonesia, bahwa apa yang kita pelajari bukan hanya membela diri, melainkan membela kebanggaan rakyat dan bangsa Indonesia.
Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada seluruh atlet, pelatih dan official yang telah memberikan seluruh jiwa raganya demi kehormatan bangsa.
Terima kasih kepada seluruh negara di ASEAN yang berpartisipasi dalam cabang olah raga Pencak Silat. Ini adalah kerja keras dan kerja sama untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional.”
Jelas, di situ Prabowo tidak menyebutkan sama sekali dirinya sebagai Ketum PB IPSI. Juga tidak menyebutkan prestasi yang terjadi karena berkat kepemimpinannya.
Sedangkan unggahan Ganjar Pranowo lansung menonjolkan rasa Bahagia, karena empat medali emas dihasilkan atlet asal Jawa Tengah (Jateng). Begini bunyi unggahan Ganjar.
Timnas Pencak Silat Indonesia keren banget di ajang Sea Games 2023 di Kamboja. Empat diantara medali emas yang diraih, disumbang oleh pesilat-pesilat Jateng.
Mereka adalah Tito Hendra septa Kurniawan, Khoirudin Mustakim, Atifa Fismawati dan Safira Dwi Meilani.
Terima kasih sudah turut mengharumkan Indonesia. Jangan lengah. Walau sudah pegang medali, jangan lelah untuk terus asah kemampuan, terus cetak prestasi.
Gemas ke Prabowo, Menyindir Ganjar
Tampaknya ada yang membaca dua unggahan itu, lalu membuat komentar, di unggahan Prabowo Subianto, netizen itu adalah Amy Modesty. Ganjar Pranowo disindirnya karena merasa bangga karena warganya sebegai atlet pencak silat berhasil mendulang emas SEA Games.
Sedangkan Prabowo bikin gemas karena dalam mengucapkan selamat ke Atlet Pencak Silat, tidak menampakkan bawa keberhasilan tim pencak silat itu berkat kepemimpinannya.
“Kok bapak nggak ada sedikit pun menampakkan/menunjukkan bahwa keberhasilan pencak silat tersebut adalah berkat kepemimpinan bapak...binaan bapak...perjuangan dan pengorbanan bapak,” tulis Amy Modesty.
Lalu Ganjar Pranowo kena sindirannya, meski tidak menyebut namanya. Sindiran itu terlihat dari kata-kata yang dia gunakan yakni: “Sampai" ada yg 'pede' merasa bangga karena warganya sebegai atlet pencak silat berhasil mendulang emas,” tulis Amy Modesty. Hal ini bisa dirujuk Kembali ke postingan Ganjar Pranowo tersebut di atas.
Lantas dia memuji Prabowo Subianto sebagai jenderal yang lembut dan berhati mulia, dan membuatnya hormat.
“Sungguh sangat lembut nan mulia hatimu pak jendral...kami bangga dan hormat padamu pak...kami agt berharap takdir Allah meridhoi bapak menjadi pemimpin tertinggi negeri ini,” katanya. (*)
(Winoto Anung)
