Helo Indonesia

RPA Lampung Kirim Tim Kedua, Warga Korban Gempa NTT Masih Butuh Bantuan

Herman Batin Mangku - Nasional -> Peristiwa
37 menit lalu
    Bagikan  
NTT
HELO LAMPUNG

NTT - M. Yasir kiri sedang assessment salah satu korban yang salah satu keluarganya meninggal tertimpa bangunan di Kampung Duri, Kecamatan Sambi Rampas Manggarai Timur.

LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Relawan Peduli Al-Quds (RPA) Lampung mengirim kembali tim kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 SR yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pertengahan Agustus lalu.

Ketua RPA, M. Yasir Setiawan mengatakan tim kedua yang berangkat Rabu (16/9/2026) untuk memperkuat tim yang sudah berangkat sejak lima hari pascabencana dengan membuka posko tanggap darurat di Manggarai Timur, NTT.

Setiba di Bajo, tim kedua langsung bergabung ke posko di Desa Dampek, Kecamatan Lambaleda Utara Manggarai Timur, NTT. Tim ini berupaya menjangkau sejumlah wilayah terdampak, terutama wilayah yang masih rentan dan minim logistik.

undefined

Tim RPA Peduli di Posko Dampek (M. Yasir 2 dari kiri) bersama Kepala Urusan Haji Manggarai M. Arsad Asyarakal (2 dari kanan)

"Insya-Allah, tim kedua ini diperkirakan kurang lebih 10 hari di lokasi," kata M. Yasir Setiawan kepada Heloindonesia.com, Minggu (20/9/2026). RPA Peduli langsung bergerak menyalurkan bantuan walau masa tanggap darurat sudah dicabut.

Masa tanggap darurat selesai bukan berarti masyarakat terdampak sudah baik-baik saja. Pemulihannya panjang, mereka masih membutuhkan peran aktif pihak lain untuk membantu para korban bencana.

Manggarai Timur sendiri, Tanggap Darurat selesai Sabtu (19/9) kemarin, meski Gempa masih terus terjadi hingga hari ini, bahkan semalam guncangan 5,1 SR kembali terasa." Terang Yasir.

Adapun Fokus Program RPA Peduli antara lain suplai air bersih, hunian sementara (huntara), tempat ibadah, dapur umum, distribusi logistik kebutuhan dasar, serta program yang akan menyesuaikan kebutuhan lapangan lainnya.

Masih banyak masyarakat trauma, tempat Ibadah yang roboh dan rata dengan tanah, para penyintas masih bertahan di tenda-tenda karena rumahnya rusak berat.

undefined

Air Bersih dan Lainnya

Sejak tiba di lokasi, Kamis (16/9/2026), tim kedua langsung suplai air bersih, logistik (sembilan bahan pokok), dan dapur umum ke sembilan titik setiap hari, siang dan sore.

Tim juga suplai kayu bakar untuk dapur-dapur umum yang masih beroperasi karena keterbatasan tabung gas melon, penanganan trauma healing untuk anak-anak sekitar posko. "Kami terus melakukan assessment" jelas Yasir.

RPA Peduli membuka kaloborasi kepada seluruh lapisan elemen masyarakat agar bantuan terus mengalir ke para terdampak bencana. Yasir mengucapkan terima kasih kepada yang sudah bergerak bersama untuk kebaikan, antara lain Muslimah Kaffah, Yayasan Baitut Tahfidz AnNur, Komunitas Hijrotunnisa dan Lembaga dari Malaysia SHARE.

Masih banyak yang harus dilakukan para relawan agar masyarakat bangkit kembali seperti semula, yakni pembangunan kembali mushola-mushola semi permanen untuk pengganti masjid yang roboh.

Program Jumat Berkah berupa penyediaan bagi 1.000 penyintas, sewa alat berat untuk membantu warga meratakan tanahnya yang rumahnya sudah roboh.

Sejak 2018, RPA Peduli konsisten dengan misi kemanusiaannya, baik di Indonesia ataupun mancanegara, khususnya Palestina. Bagi masyarakat yang ingin membantu para korban bencana, silahkan transfer kebaikan anda melalui Rekening BSI 7139291632 a.n Yayasan R.P AlQuds. Konfirmasi donasi ke nomor : 082177317773. (Rls/HBM)