Helo Indonesia

Terendus Rencana Distribusi dokter Asing ke Wilayah 3 T, Ahli Anatomi ini Curigai Menkes Ada Proyek Masuk

M. Haikal - Nasional
Sabtu, 17 Juni 2023 22:54
    Bagikan  
dokter, dokter asing,
Foto: tangkapan layar akun Twitter gregorybudiman

dokter, dokter asing, - Founder Get Beauty dan Ahli Anatomi dr Gregory Budiman mencurigai Menkes mau mendatangkan dokter asing ke wilayah 3 T.

HELOINDONESIA.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berencana akan mendistribusikan dokter-dokter asing ke wilayah 3 T, yakni terdepan, terpencil, dan tertinggal.

3 T ini  merupakan wilayah yang menjadi gerbang tapal batas negara Indonesia. 

Wilayah 3T digolongkan sebagai daerah yang dinilai masih memerlukan bantuan dalam berbagai sektor, di antaranya pendidikan dan kesehatan.

Founder Get Beauty dr Gregory Budiman mengutip pertanyaan di acara TV Rossi kalau dokter lokal saja banyak yang tidak mau dikirim ke daerah 3 T.

Baca juga: Anti Ngelag, Begini Cara Mudah Meningkatkan Performa Game di Ponsel Android Anda

"Bagaimana dengan dokter asing?" tanya pemilik Klinik Kecantikan dr Gregory Budiman ini seperti dikutip dalam tayangan video yang diunggah akun Twitter gregorybudiman pada Sabtu (17/6/2023).

Masih mengutip pernyataan Menkes kalau dokter lokal tidak mau dikirim ke daerah 3 T, maka dokter asing saja yang dikirim ke wilayah itu.

Ironisnya, lanjut mantan dosen anatomi Universitas Indonesia tahun 2000-2012 ini, Menkes sendiri mengatakan bahwa di semua negara kekurangan dokter.

Baca juga: Buaya Sepanjang 4 Meter Berkeliaran Dekat Permukiman Teluk Pandan

"Pertanyaannya, kenapa mereka (dokter asing) itu tidak berbakti di negaranya saja, katanya kekurangan dokter. Kenapa harus ke Indonesia? Itu question mark," ujar dr Gregory Budiman.

dr Gregory Budiman menegaskan bahwa tidak ada makan siang gratis. Ada motif. Ada sesuatu di balik mereka mau mendatangi daerah 3 T tersebut.

"Kita tidak tahu. Mungkin saja di sana ada sumber tambang. Mungkin ada penduduk-penduduk asing yang akan tinggal di situ," duganya.

Baca juga: Penggunaan Skincare Tak Hanya untuk Wanita, Pria juga Harus, Ini Alasannya

dr Gregory Budiman mencontohkan seperti daerah Morowali yang banyak TKA-TKA-nya.

"Kita tidak boleh berprasangka buruk. Tapi ini agak aneh, kita harus dalami motifnya. Lalu kita saring dulu dokter asing tersebut. Kompetensinya bagaimana, motifnya bagaimana. Itu dulu yang harus diperhatikan," paparnya.

Dan satu hal, lanjut dr Gregory Budiman, jiwa kemanusiaan dokter lokal kenapa harus dipertanyakan.

Baca juga: Tak Hanya Membuat Kulit Halus dan Mulus, Body Lotion Jenis ini Bikin Harum Sepanjang Hari

"Menkes sampai menanyakan di mana sumpah dokternya. Di mana antuisme seorang dokter. Apakah dokter lokal kalah jiwa sosialnya dengan dokter asing? Saya rasa tidak," tegasnya.

dr Gregory Budiman mengatakan kalau ia berpikir dengan datangnya dokter asing, ada proyek yang masuk.

"Dan ini harus dipertimbangkan masak-masak sebelum kita salah dalam mengambil keputusan," tandasnya.