Helo Indonesia

Jauh dari Sempurna dalam Menjalankan Penegakan Hukum, Kapolri Minta Maaf

Aris Mohpian Pumuka - Nasional
Selasa, 30 Desember 2025 20:37
    Bagikan  
Minta maaf
heloindonesia

Minta maaf - Kapolri Listyo Sigit Prabowo meminta maaf kepada masyarakat karena masih belum sempurna menjalankan tugas.

JAKARTA, HELOINDONESIA.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf kepada seluruh elemen masyarakat, karena dalam menjalankan tugas  masih jauh dari kesempurnaan.

Permohonan maaf tersebut disampaikan dalam kegiatan rilis capaian akhir tahun Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/12/2025).

“Kami menyadari bahwa pelaksanaan tugas Polri masih jauh dari kesempurnaan," katanya di depan wartawan.

Oleh karena itu, katanya, kepada masyarakat dan bangsa Indonesia khususnya, atas nama pimpinan Polri, mewakili keluarga besar Polri, dari lubuk hati yang paling dalam ia menyampaikan permohonan maaf. 

Baca juga: Sepanjang Tahun 2025, Polri Hasilkan Zero Terorrism Attack dalam Pemberantasan Teroris

Kapolri menegaskan, bahwa Polri merupakan institusi yang terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

“Tentunya kami mohon untuk terus didukung, dikoreksi, dan diperbaiki agar dalam melaksanakan tugas kepolisian betul-betul bisa memenuhi apa yang diharapkan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sigit menekankan komitmen Polri untuk terus melakukan pembenahan agar institusi Korps Bhayangkara semakin sesuai dengan harapan publik.

“Ke depan kami akan terus melakukan perbaikan. Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung," ucapnya.

Baca juga: Wajah 10 Bulan Kepemimpinan Mirza: Realisasi Janji Politik dari Dompet Cekak

Dia katakan, polisi berusaha sebagai institusi penegak hukum  yang terdepan dalam melindungi dan menolong masyarakat, khususnya masyarakat kecil maupun kelompok rentan. 

Kapolri juga menegaskan bahwa Polri akan terus mengedepankan sikap humanis dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk memastikan kemudahan akses terhadap seluruh layanan kepolisian.

“Penegakan hukum secara tegas akan dilakukan terhadap para pelaku kejahatan yang telah meresahkan masyarakat dan merugikan keuangan negara,” katanya. 

Menurutnya, penyelesaian berbagai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat harus dilakukan melalui kemitraan dan kebersamaan.

Baca juga: Tanpa Kembang Api, Pemkab Kendal Gelar Doa Bersama dan Penggalangan Dana

Oleh karena itu, Polri terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui peningkatan partisipasi publik.

“Melibatkan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan atau OKP untuk terlibat dalam mewujudkan Kamtibmas yang kondusif," ujarnya. 

Menjalin silaturahmi, katanya, dengan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat untuk merawat kerukunan, termasuk menyelenggarakan doa bersama, safari Ramadan, serta kunjungan ke beberapa pesantren. 

“Melaksanakan apel Kamtibmas bersama dengan berbagai komunitas seperti pengemudi ojek online, pengamanan swakarsa kedaerahan, dan organisasi kemasyarakatan. Melalui kegiatan bersama insan pers, buruh, dan elemen bangsa lainnya,” tutur Sigit.