Helo Indonesia

Prabowo & Luthfi Kunjungi SMAN 1 Cilacap, Poles Sekolah Jadi Keren dan MBG Dipuji Siswa

Ajie - Nasional
1 jam 34 menit lalu
    Bagikan  
Prabowo & Luthfi Kunjungi SMAN 1 Cilacap, Poles Sekolah Jadi Keren dan MBG Dipuji Siswa

Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat berada di SMAN 1 Cilacap

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Suasana SMA Negeri 1 Cilacap mendadak riuh saat Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir langsung meninjau hasil revitalisasi sekolah dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu 29 April 2026.

Presiden Prabowo memastikan bahwa negara hadir untuk memoles wajah pendidikan Indonesia, dimulai dari infrastruktur yang layak hingga asupan gizi siswa yang terjaga.

Baca juga: Marciano Ingin Skateboard Berbicara di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dan Olimpiade LA

Bukan sekadar kunjungan biasa, Presiden mengecek detail perbaikan fasilitas yang telah dilakukan. Tercatat, SMAN 1 Cilacap mendapat suntikan dana revitalisasi senilai Rp 1,053 miliar yang direalisasikan menjadi tujuh ruang kelas baru dan fasilitas sanitasi modern.

"Sekolah sangat penting, pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa. Kita pastikan setiap anak mendapatkan pendidikan terbaik dan lulusan yang siap kerja," tegas Prabowo di sela-sela peninjauannya.

Selain infrastruktur, Prabowo juga mengecek langsung pelaksanaan Program MBG. Ia menilai program tersebut berjalan baik dan mendapat respons positif dari para siswa.

“Program MBG berjalan dengan lancar. Anak-anak menyampaikan langsung bahwa mereka menyukai program ini dan merasa terbantu, terutama dalam menghemat pengeluaran,” katanya.

Prabowo menegaskan, sektor pendidikan akan terus menjadi prioritas pemerintah. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi masa depan.

“Kita akan terus melakukan perbaikan. Sekolah sangat penting, dan pendidikan merupakan kunci kebangkitan bangsa,” tegasnya.

Ia juga memastikan komitmen pemerintah untuk meningkatkan investasi di bidang pendidikan, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas lulusan.

“Setiap anak Indonesia harus mendapatkan pendidikan terbaik, dan lulusan harus siap memasuki dunia kerja,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan, kunjungan Presiden menunjukkan perhatian besar pemerintah pusat terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di daerah.

“Beliau akan menambah fasilitas agar proses belajar mengajar di sekolah semakin baik,” kata Luthfi.

Baca juga: Menjemput Palu Keadilan saat Pleidoi, Eks Dirut Bank Jateng Tegaskan Tak Ada Niat Jahat dalam Kasus Sritex

Ia menjelaskan, revitalisasi SMA Negeri 1 Cilacap mendapat bantuan senilai Rp 1,053 miliar pada 2025. Dana tersebut digunakan untuk rehabilitasi tujuh ruang kelas dan pembangunan tiga paket toilet. Saat ini, fasilitas tersebut telah dimanfaatkan oleh 1.274 siswa dan 98 guru.

Tak hanya pembangunan fisik, pemerintah pusat juga memberikan dukungan transformasi digital berupa papan interaktif, laptop, dan perangkat penyimpanan data untuk menunjang pembelajaran berbasis teknologi.

Menurut Ahmad Luthfi, pesan utama Presiden dalam kunjungan tersebut adalah pentingnya menyiapkan generasi muda sejak dini melalui pendidikan yang berkualitas.

“Generasi muda harus terus dipupuk agar memiliki masa depan cerah bagi daerah dan negara,” ujarnya.

Berdasarkan data, terdapat 303 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Cilacap. Sebanyak 178 unit telah beroperasi, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan.

Baca juga: Dosen MH USM Beri Edukasi Hukum ke Tugurejo, Bedah Jurus Dongkrak Partisipasi Pemilu

Program MBG di wilayah tersebut telah menyerap 8.667 tenaga kerja lokal dan menjangkau 485.083 penerima manfaat, mayoritas merupakan siswa.

Di tingkat Jawa Tengah, jumlah SPPG mencapai 4.374 unit, dengan 4.155 unit sudah operasional. Program MBG secara keseluruhan menyasar lebih dari 9 juta penerima manfaat, mulai dari siswa hingga ibu hamil dan balita.

Kunjungan ini menegaskan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas gizi generasi muda. (Aji)