Helo Indonesia

Pendukung Ganjar Ramai-Ramai Bahas Food Estate Prabowo Gagal, Sangat Miris

Winoto Anung - Nasional
Sabtu, 29 Juli 2023 15:54
    Bagikan  
Prabowo Subianto (Foto Helo Indonesia)
Prabowo Subianto (Foto Helo Indonesia)

Prabowo Subianto (Foto Helo Indonesia) - Prabowo Subianto (Foto Helo Indonesia)

HELOINDONESIA.COM - Rupanya pendukung Ganjar Pranowo ramai-ramai membahas Food Estate yang digarap Menhan Prabowo Subianto di Kalimantan Tengah.

Ada yang menulis Panjang di Twitter dengan menyebut perusahaan ini itu. Mereka rata-rata membahas kegagalan Food Estate Prabowo.

Salah satunya adalah netizen terkenal sebagai pendukung Ganjar Pranowo, yakni GP24P di Twitter pakai akun @KakekHalal. Dia mengunggah ulasan bertajuk: Menyoal Kegagalan Food Estate Prabowo. Dia berkomentar, miris.

Menurutnya, Prabowo dalam pemerintahan Jokowi juga ditugasi memegang proyek food estate di Kalimantan Tengah. Hasilnya apa? Dua tahun berjalan rupanya gagal total.

Baca juga: Cak Imin Digoyang Isu Suap Rp40 Miliar, PKB Bakal Kena Getahnya

Kata dia, Wwrtawan BBC Indonesia mencatat, perkebunan singkong 600 hektar di Kalteng mangkrak dan 17.000 hektar sawah baru tak kunjung panen. Bayangkan, berapa triliun anggaran yang harus dihabiskan?

Bahkan yang lebih miris, karena food estate itu, masyarakat Dayak di Desa Tewai Baru, Kabupaten Gunung Mas kehilangan mata pencaharian hingga satu persatu mulai meninggalkan kampung halaman,” tulisnya.

GP24P dengan akun @KakekHalal kemudian menyatakan Prabowo diberi tugas oleh Presiden Jokowi tidak mampu, padahal food estate diharapkan untuk antisipasi krisis pangan.

Baca juga: Acara Senam PKS dan Relawan Anies di Bekasi Dibatalkan Mendadak, Loyalis : Plt Walkotnya si Merah sih

Baru dimandati soal cadangan pangan saja, Prabowo tidak bisa berbuat apa-apa,” ujar netizen GP24P itu

Menurut dia, Jokowi menugasi Prabowo proyek food estate dengan harapan agar cadangan pangan terjaga sebagai antisipasi krisis dan tantangan kedepan.

Tapi eksekusi di lapangan, Prabowo justru membuat masyarakat kehilangan pangannya. Sangat miris. Ini baru satu urusan ketahanan pangan. Padahal urusan negara ini sangatlah kompleks,” ungkapnya.

Baca juga: Viral! Aksi Emak-emak di Riau Bakar Kafe Remang-remang, Kecam Video Pasangan Joget Erotis

Lantas, netizen Sule Natapraja dengan akun @NataprajaSule berkomentas serupa, bahkan dia menambahkan opini bahwa kalau ditugasi beban yang lebih njlimet bisa rusak.

Baru ditugasin ngurus food estate untuk kepentingan rakyat sudah tidak mampu, apalagi ngurus ekonomi negara yg lebih njelimet, hancur negeri kita. Benar kata dia Indonesia bisa bubar 2030 kalau dia presiden nya, yg meng utamakan kelompoknya,” tulis Sule Natapraja.

Adapun netizen dengan akun @jisatu01 menuliskan bahwa Food Estate Prabowo Gagal ...!! Menurutnya, Menhan Prabowo Subianto sebelumnya sudah dimandatkan Presiden Jokowi untuk fokus pada lumbung pangan singkong sejak 2020.

Baca juga: Nyadran Sentono, Tradisi Kebersamaan Warga Kuripan Semarang pada Bulan Muharram

Proyek Food Estate yang dikomandoi Prabowo gagal, padahal telah menggunakan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun, tetapi gagal karena belum mampu mengakselerasi hasil panen, bahkan mangkrak, lantaran tidak ada yang bisa dipanen,” ujarnya.

Kemudian ada netiizen Ponzo berakun @ponzolippi yang rupanya bukan pendukung Ganjar Pranowo menyindir ada yang sudah dua periode memimpin daerah, 19 daerahnya miskin ekstrim.

Ada yg sudah 2 periode memimpin daerahnya sdh habis puluhan bhkn ratusan triliun, 19 daerahnya miskin ekstrim, tp tiap hari blusukan di tengah rakyat, apakah uang yg shrsnya untuk rakyat habis utk pencitraan dan relawannya di medsos entahlah, hny Tuhan yg tahu,” tulis @ponzolippi. (*)

(Winoto Anung)