LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Anies Rasyid Baswedan menyatakan akan mengubah kebijakan hanya segelintir pengusaha yang menguasai ribuan hektare sedangkan rakyat kecil yang hanya perlu lahan secukupnya sungguh sulit mendapatkannya.
"Kita menyaksikan banyak sekali dimana negara itu baik sama yang makmur tapi pelit sama yang miskin, ribuan hektare lahan bisa diberikan kepada beberapa orang saja sedangkan rakyat yang pengen punya tanah kecil saja susah dapatnya," ujarnya.
Anies berjanji akan mengubah kebijakan tersebut jika terpilih sebagai kepada negara lewat Pilpres 2024, 14 Februari nanti. "Rakyat yang sejatinya ada di kampung itu sulit dapatnya sementara ada yang dapat mudah ratusan hektare," katanya kepada para petani di Lapangan Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung.
Calon presiden nomor urut satu ini menyampaikan cara berpikirnya soal tanah. "Kita akan ubah sudut pandangnya," tandasnya pada acara "Rembuk Tani Lampung Timur" dalam rangkaian kampanye keduanya di Provinsi Lampung, Minggu (14/1/2023).
Sebelumnya, Anies hadir pada acara haul KH. Ma'shoem Ahmad dan KH Abdul Chalim di Desa Karang Anom, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur.
Dia juga menyempatkan diri untuk mendengarkan keluh-kesah para petani kabupaten tersebut soal jalan yang rusak, pupuk mahal, gabah mahal, termasuk masih banyaknya tengkulak.
Anies mengatakan jika ingin perubahan dirinya menawarkan para petani datang ke TPS pada 14 Februari 2024. "Kita tidak ingin ada lagi para petani terlilit hutang hanya karena pupuk mahal, gabah mahal, jalan perkampungan rusak," katanya.(Hajim/HBM)
-