LAMPUNG, HELOINDONESIA.COM -- Setelah berkeliling mendengarkan curhatan petani, Anies Rasyid Baswedan berkesimpulan masalahnya ada tiga, yakni pertama soal pupuk, kedua soal pupuk, ketiga soal pupuk.
Para petani yang mendengarkan guyonan calon presiden itu tertawa getir pada acara "Rembuk Tani Lampung Timur" di Lapangan Desa Sidorejo, Kecamatan Sekampung, Minggu (14/1/2023).
"Saya heran, jumlah lahan pertanian jelas, produksi juga jelas, kenapa jumlah pupuk tak jelas?" tanyanya. Dijawab sendiri oleh calon presiden RI itu, dari pendalaman timnya, masalah kelangkaan pupuk bukti adanya pembiaran.
Dia mengumpamakan adanya jalan aspal yang rusak. Jika dibiarkan, tak diselesaikan, maka kerusakannya lama kelamaan bertambah lebar. Demikian pula dengan masalah pupuk, dibiarkan tambah sulit mengatasinya.
Para petani kabupaten setempat mendesak Anies Baswedan untuk merubah tatanan penyaluran pupuk yang selama ini sering langka. Anies juga berjanji akan mengawal persoalan petani Register 38.
"Untuk mendapatkan haknya, ada ribuan hektare yang dikuasai BUMN dan petani tidak pernah memiliki tanah sejengkalpun. Dengan adanya perubahan mudah-mudahan semua masalah petani akan bisa diatasi," katanya.
Anies menawarkan kemudahan dalam kepemilikan tanah kepada ratusan petani di Lampung Timur, dengan IMB, karena dengan kepemilikan IMB masyarakat tani akan mudah mendapatkan aliran listrik, apalagi masih banyak jalan berlobang di Lampung.
"Kita perbaiki setelah saya mempunyai kewenangan, karena kalau tidak ada wewenang tidak berbuat apa-apa," terang calon presiden yang didukung koalisi empat 4 partai.
"Dengan perubahan, Insya Allah masyarakat tani bisa mendapatkan hak tanahnya yang ribuan hektar di kuasai pemerintah pusat, itu kalau di februari 2024 bapak-bapak dan ibu-ibu memenangkan AMIN di pilpres nanti," tukasnya. (Hajim)
-