HELOINDONESIA.COM - Politisi Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menilai saat ini mayoritas kepala desa (kades) sukses mengelola dana desa. Diakuinya, ada satu dua kades yang melakukan penyimpangan pengelolaan dana desa, tapi secara umum sukses.
Oleh kenyataan itulah, Cak Imin mengaku akan memperjuangkan dana desa diperbesar menjadi lima kali lipat, kalau sekarang Rp1 Miliar, ke depannya diperjuangkan agar bisa menjadi Rp5 miliar per tahun.
Upaya peningkatan besaran dana des aini penting guna mempercepat pembangunan desa yang juga berarti pembangunan nasional. Itu artinya, kata Ketua Umum PKB itu, strategi pembangunan nasional sudah seharusnya diubah, dari yang sebelumnya dari atas (top down) menjadi dari bawah (bottom up), atau dari desa.
Cak Imin menandaskan, perubahan orientasi tersebut akan menjadikan Indonesia akan lebih cepat maju. Karena pengelolaan dana desa sudah bagus, kalau ditambah maka pembangunan desa semakin masih kalau Rp5 miliar per tahun.
“Bahwa kita harus berani mengubah strategi pembangunan nasional dari yang sebelumnya dari atas, diubah dari bawah, dan itu desa. Desa harus menjadi pusat pembangunan nasional di masa akan datang,” kata Cak Imin.
Cak Imin yang juga Wakil Kerua DPR itu pun berani optimis bahwa dana desa Rp5 miliar per desa itu akan memasifkan pembangunan bukan hanya di setiap desa, namun juga dalam skala nasional.
“Kita berani berkomitmen, bahwa (anggaran dana desa) lima miliar ini menggeliatkan percepatan pembangunan desa secara masif,” tegas Cak Imin.
Ia menegaskan Kembali usulannya terkait anggaran dana desa dapat meningkat hingga lima kali lipat atau Rp5 miliar per desa di tahun 2024.
Baca juga: Soal Isu Aliran Dana BTS ke Gerindra, Sufmi Dasco Tuding Framing untuk Jatuhkan Prabowo
Alasan menaikkan anggaran dana desa itu, menurutnya, karena mayoritas Kepala Desa (Kades) sukses mengelola dana desa.
“Saat ini yang kita khawatirkan, salah sasaran atau penyelewengan dana desa yang dikhawatirkan tidak terwujud. Mungkin ada satu atau dua (kasus penyelewengan). Tapi secara umum (pengelolaan dana desa) sukses,” kata Cak Imin. (*)
(Winoto Anung)