SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Enam KONI kabupaten yakni KONI Pati, Blora, Rembang, Kudus, Jepara dan Grobogan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2023 diminta oleh KONI Jateng segera membentuk sub-panitia yang akan membantu PB Porprov dalam perhelatan Porprov 5-11 Agustus mendatang.
Hal itu kembali ditegaskan Ketua Umum KONI Jateng Bona Ventura Sulistiana dalam Rapat Koordinasi enam cabang olahraga dan KONI Jepara di Kantor KONI Jateng, Semarang, Kamis 4 Mei 2023.
Saat ini PB Porprov telah terbentuk lewat SK Gubernur Jateng nomor 426.11/22 Tahun 2023 tentang ''Panitia Besar Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023''. Dalam SK tersebut, Bona Ventura tercatat sebagai ketua umum. Selanjutnya enam bupati di Pati Raya sebagai ketua Sub PB Porprov untuk masing-masing wilayahnya, yang daftar susunan personel kepanitiaannya masih ditunggu KONI.
''Jadi kami mohon KONI di Pati Raya segera mengirim nama-nama personel untuk disahkan dan dibuatkan SK oleh KONI Jateng sebagai Sub Panitia Porprov,'' kata Bona.
Sementara itu, Achmad Ris Ediyanto dalam sambutan penutupan rakor menyebut baru Pati dan Blora yang sudah menyerahkan nama-nama personal kepanitiaan. Adapun Jepara, Rembang, Kudus dan Grobogan belum menyerahkan.
''Perlu kami tegaskan lagi, ketua sub panitia Porprov adalah bupati. Jadi yang lainnya, misalnya ketua KONI kabupaten bisa sebagai wakil atau ketua pelaksana,'' kata Ade Oesman, panggilan akrab sekum KONI Jateng itu.
Venue Pertandingan
Terkait persiapan Porprov, rakor juga mengundang enam cabang olahraga meliputi sepak bola, wood ball, drumband, sepatu roda, muaythai dan binaraga, serta KONI Jepara. Hal itu dilakukan untuk menyelesaikan pemakaian venue pertandingan, serta jadwal Porprov yang berbarengan atau berdekatan dengan Pra-PON 2024.
Rapat tersebut langsung dipimpin oleh Bona Ventura dan dihadiri oleh Ketua Harian KONI Jateng Bambang Rahardjo Munadjat, Wakil ketua Umum II dan V Soedjatmiko dan Sudarsono, Sekum Achmad Ris Ediyanto serta beberapa ketua bidang dalam kepengurusan KONI Jateng.
Cabang olahraga sepak bola dan wood ball bersinggungan dengan pemakaian lapangan sepak bola Bandengan Jepara. Dengan dipandu oleh Soedjatmiko, akhirnya diperoleh kesepakatan bahwa kedua cabang olahraga itu bvisa memakai lapangan yang sama dengan pengaturan jadwal.
Hal yang sama juga terjadi pada drumband dan bola voli di Grobogan, dan bisa diselesaikan.
Adapun sepatu roda dan muaythai berkonsultasi tentang jadwal pertandingan yang berdekatan dengan pelaksanaan Pra-PON. Kemudian cabang menyelam mempertanyakan atlet Jateng asal Pekalongan yang kini bergabung dengan DKI.
''Untuk cabang selam, kita kukuh mempertahankannya. Bukan bermaksud menggantung nasib atlet, jika sampai pelaksanaan PON 2024 belum selesai masalahnya, dia akan gagal tampil di PON,'' tegas Bona. (Aji)
