SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Jumlah peserta Festival Tenis Profesor yang digelar Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI) di Kota Semarang 7-9 Februari 2025 di atas ekspekstasi. Dari rencana semula ditarget 32 pasangan ganda, ternyata mencapai 48 pasangan atau 96 profesor.
Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Prof Dr Masrukhi MPd, selaku ketua penyelenggara mengungkapkan, antusiasme peserta festival tenis yang diikuti puluhan profesor se-Indonesia ini sangat tinggi.

''Peserta di atas ekspektasi, melebihi target. Sesungguhnya kami rancang 32 pasang, tapi setelah kami close, ternyata ada sembilan waiting list yang diantaranya profesor hebat seperti rektor UNS, dan ketua forum rektor Indonesia. Jadi kami mekarkan hingga ada 48 pasangan,'' kata Masrukhi usai acara gala dinner dan pengukuhan Pengurus Besar ATPI masa bhakti 2025-2029 di gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat malam 7 Februari 2025.
Baca juga: Pj Gubernur Jateng Kukuhkan Prof Suharnomo sebagai Ketua PB Asosiasi Tenis Profesor Indonesia
Sekjen PB ATPI tersebut menambahkan, festival tenis ini diikuti profesor dari 36 perguruan tinggi negeri dan swasta di Tanah Air. Karena peserta sangat banyak, pertandingan digelar di tiga lokasi yaitu lapangan Unimus, Undip dan Tri Lomba Juang dengan sembilan lapangan, Mulai babak perempat final akan difokuskan di lapangan Unimus.
Ibarat Menara Air
Pada kesempatan itu, Masrukhi juga menyampaikan terima kasih kepada Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana dan Sekda Sumarno yang memberi support terhadap agenda festival tenis ATPI dan pelantikan pengurus PB ATPI.
Dia mengatakan, bahwa tujuan event dua kali setahun ini multifungsi, yaitu selain berolahraga juga sarana silaturahmi dan diskusi memberikan gagasan pengembangan perguruan tinggi dari profesor yang dikenal sebagai insan terpelajar.
''Profesor itu bukan menara gading yang dia berdiri kokoh tanpa berbaur ke masyarakat. Profesor itu ibarat menara air yang terpanggil untuk berkontribusi memberikan manfaat, maslahat kepada masyarat. Mereka yang beragam latar belakang, bisa menyampaikan ide, bagaimana agar pendidikan bangsa ini lebih tertata dan kiat mengurangi angka kemiskinan,'' pungkasnya.
Sebanyak 36 perguruan tinggi akan menyemarakkan ajang tenis antarprofesor nomor ganda putra ini. Kampus yang berpartisipasi, diantaranya Undip, Unimus, Unnes, UNS, UGM, Undiksha, UIN Sunan Kalijaga, Unhas, Unissula, Uncen, Unsrat, UNP,dan UPN.
Baca juga: Menteri Dody Tegaskan Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Kinerja Dalam Pembangunan Infrastruktur
Sementara itu, Kadisporapar Jateng Agung Hariyadi yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kegiatan Festival Tenis Profoser di Semarang. Dia menilai event ini untuk mendorong tingkat partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
''Tingkat partisipasi masyarakat terhadap berolahraga angkanya kan masih kecil. Kegiatan pemassalan ini juga merangsang industri olahraga. Industri tak hanya soal event-nya, tapi juga memberikan dampak pelaku olahraganya seperti wasit juri. Kehadiran festival juga ikut berdampak pada ekonomi, bisa pada wisata kulinernya,'' tambahnya. (Aji)
