Helo Indonesia

POBSI Jateng Fokus Peremajaan Pebiliar

Ajie - Olahraga
Selasa, 11 Februari 2025 09:36
    Bagikan  
POBSI Jateng Fokus Peremajaan Pebiliar

Ketua Umum POBSI Jateng Buntat (kiri) bersama ketua lama Williyanto

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Jateng saat ini fokus pada peremajaan atlet. Ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng yang akan digelar di Semarang Raya pada 2026 menjadi salah satu ajang mencari pebiliar muda Jateng masa depan.

“Pada Porprov nanti kami berencana menggelar nomor pertandingan bola 9 dan 10 khusus KU-21,” kata Ketua Umum Pengprov POBSI Jateng, Buntat di Semarang, Senin 10 Februari 2025. Lelaki yang terpilih secara aklamasi pada Musprov POBSI di Pekalongan November tahun lalu ini mengaku jika regenerasi atlet hal yang tak bisa ditawar.

Baca juga: Menpar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

Kendati masih masih mengandalkan kontribusi sejumlah pebiliar senior seperti Ricky Yang, Yoni Rahmanto, Rico Dela Wijaya, Rizkha Affandy dan Tan Kiong Ang yang masih mampu menorehkan prestasi pada PON Aceh-Sumut 2024 lalu, Buntat mengaku tak ingin lengah.

Sebab, pada PON 2028 yang berlangsung di NTT-NTB mendatang, pihaknya bertekad mempertahankan tradisi emas yang selama ini mampu ditorehkan Jateng.

“Setidaknya bisa menyamai prestasi di PON Jabar 2016,” ucapnya. Kendati masih belum ada kepastian biliar akan dipertandingkan pada PON 2028 mendatang, Buntat mengaku tetap optimistis. Jateng dikatakan Buntat mendukung penuh upaya Pengurus Besar (PB) POBSI agar cabang biliar dipertandingkan pada PON mendatang.

Saat ini PB POBSI yang dinakhodai Hary Tanoesoedibjo tengah melakukan pendekatan dengan pihak tuan rumah agar biliar turut dipertandingkan di pesta olahraga multi cabang terakbar di Indonesia tersebut.

Menurutnya, penentuan cabang olahraga pada PON 2028 masih panjang dan pembahasan terkait hal tersebut akan dilakukan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat bersama KONI-KONI Provinsi seluruh Indonesia.

Cabang Olimpiade

Seperti diketahui, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman mengemukakan jika PON 2028 akan diarahkan pada cabang-cabang olahraga yang masuk dalam Olimpiade.

"PON mendatang kita mulai mengarah cabang olahraga yang dipertandingkan adalah cabang olahraga Olimpiade. Jadi nanti jumlahnya tidak banyak di PON," kata Marciano Norman dalam Rapat Koordinasi virtual bersama KONI Provinsi pertengaham Januari lalu.

Baca juga: LaNyalla: Ekonomi Kerakyatan Bukan Sebatas Usaha Mikro dan PKL

Marciano mengungkapkan, daftar cabang olahraga yang dipertandingkan tengah difinalisasi dengan mempertimbangkan masukan dari tuan rumah dan pemangku kepentingan olahraga.

Sebagai solusi untuk cabang olahraga yang tidak masuk dalam daftar PON, KONI Pusat akan menyelenggarakan multievent olahraga nasional setiap dua tahun sekali. Ajang seperti Indonesia Martial Art Games (IMAG), Indonesia Beach Games (IBG), Indonesia Indoor Games (IIG), dan Indonesia Youth Games (IYG) diharapkan menjadi platform alternatif. (Aji)