SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Peserta Kejuaraan Atletik Jateng Open 2025 yang berlangsung di Stadion Tri Lomba Juang Semarang, 3-5 Juli 2025 membeludak hingga menyentuh angka 900-an atlet. Yang lebih istimewa, peserta bukan hanya dari daerah di Jawa hingga Papua, tapi juga atlet Pelatnas.
Menurut Ketua Umum Pengprov PASI Jateng Rumini, hal menarik pada penyelenggaraan Jateng Open yang dimulai Kamis (3/7) besok, yaitu dari kepesertaan yang banyak, termasuk jumlah PASI Kabupaten/Kota/klub yang terlibat yaitu 150 tim. Jateng Open 2025, akan menggelar 40 mata lomba selain lompat galah.
Disela - sela kejuaraan, juga diadakan penyegaran wasit yang nantinya akan memimpin jalannya lomba.
''Sejak dulu Jateng Open yang berskala nasional selalu menjadi magnet bagi pelari Tanah Air. Mungkin karena stadionnya nyaman, serta biaya untuk ke Semarang dan akomodasinya cukup terjangkau bagi peserta,'' kata Rumini di sela acara briefing panitia lomba di Tribun Stadion Tri Lomba Juang, Semarang, Rabu 2 Juli 2025.
Mantan atlet nasional nomor sapta lomba itu menjelaskan, bagi Jateng sendiri, kegiatan Jateng Open akan dimanfaatkan sebagai sarana kaderisasi atlet. Selain itu sebagai ajang babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 dan uji coba bagi 14 atlet yang menghuni Pelatda Jateng.
''Jateng Open 2025 merupakan seri kedua sebagai BK Porprov setelah Jatim Open. Selanjutnya ada seri kejurnas dan kejurprov. Oleh KONI Jateng, kuota atletik untuk Porprov 2026 adalah 275 atlet,'' tambah dosen FIK Unnes itu.

Kabid Binpres KONI Jateng itu berharap, para atlet Pelatda bisa menunjukkan performa terbaiknya, terutama di nomor-nomor andalannya, yaitu lempar dan tolak. Mereka akan bersaing dengan atlet DKI Jakarta, atlet senior Jatim, serta Papua.
Tempat Zohri Ditemukan
Pada bagian lain, Umaryono, Technical Delegate Lomba yang juga Wakabid Organisasi dan Daerah PB PASI menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Jateng Open yang tiap tahun meningkat kepesertaannya.
Bahkan, secara khusus dia juga memuji para wasit dan perangkat lomba dari PASI Jateng yang sangat teruji.
''Anda tahu, bahwa Jateng adalah provinsi yang memiliki wasit atletik bersertifikasi nasional terbanyak,'' tandasnya.
Saat briefing, Umaryono juga menyampaikan bahwa di Jateng-lah, pelari nasional juara dunia junior tahun 2018, Lalu Muhammad Zohri ''ditemukan''.
''Beberapa tahun lalu ada Kejuaraan Atletik Pelajar di Kendal, muncul sosok sprinter belia yang catatan waktunya mencengangkan karena di luar kewajaran. Banyak yang bertanya, ini siapa? Dialah yang bertahun-tahun kemudian dikenal sebagai Zohri. Dia lahir karena terbantu sistem yang dibangun oleh wasit-wasit Jateng yang mumpuni,'' tegasnya memotivasi.
Hari pertama Jateng Open 2025 akan dimulai dengan nomor final lari 10.000 meter putra, lempar cakram putra, lompat jauh putri di sesi pagi. Sedangkan sorenya, final lari 100 m putra, 100 m putri, 5.000 m putri dan 4x400 m estafet mix. (Aji)
