Helo Indonesia

Miris! Jembatan Amblas dan Jalan Berlubang di Perbatasan Wonosari - Bangunrejo Kendal Butuh Perhatian

Rabu, 2 Juli 2025 05:57
    Bagikan  
Miris! Jembatan Amblas dan Jalan Berlubang di Perbatasan Wonosari - Bangunrejo Kendal Butuh Perhatian

Kondisi jembatan yang rusak dan berlubang di Kecamatan Patebon Kendal butuh perhatian karena membahayakan pengendara. Foto: Anik

KENDAL, HELOINDONESIA.COM -

Kondisi jembatan penghubung antardesa di Kecamatan Patebon, Kabupatan Kendal tepatnya di perbatasan Desa Bangunrejo dan Desa Wonosari amblas dan terdapat lubang besar ditengah jalan, sehingga tidak jarang menyebabkan pengendara yang tengah melintas terjatuh dan terperosok.

Kondisi miris ini tentunya harus segera ditangani karena sangat membahayakan pengendara jika tidak berhati-hati saat melintas. Selain itu pemandangan sampah yang menumpuk di sepanjang sungai tersebut juga perlu mendapatkan perhatian yang serius.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi jembatan tersebut amblas dan miring, dengan lubang besar ditengah jalan yang ditutup pelat besi. Sehingga kendaraan terutama roda empat harus bergantian saat melintasinya.

Salah seorang warga Desa Wonosari, Dukami mengatakan, kondisi jembatan yang rusak ini sudah berlangsung cukup lama yakni sekitar satu tahunyang lalu.

"Itu sudah amblas sekitar satu tahunan tapi belum juga diperbaiki. Kalau tidak ditambal pelat besi ya bahaya. Makanya juga diberi rambu-rambu dari tong drum karena sudah banyak yang jatuh. Itu juga karena amblas jadi sampahnya menumpuk dipinggir jembatan," katanya, Selasa 1 Juli 2025.

Dorong Dinas PUPR

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania mengungkapkan, pihaknya telah menghubungi dan mendorong Dinas PUPR Kendal untuk segera memperbaiki kondisi jembatan di jalan Jambearum - Wonosari tersebut.

"Kami sudah sounding-kan ke dinas PUPR. Katanya sudah dianggarkan Rp 500 juta. Saat ini masih dalam tahap perencanaan dan diperkirakan Juli ini sudah selesai kemudian langsung akan dilelang," ungkap Sisca.

Sementara terkait sampah yang menumpuk di sepanjang sungai tersebut, menurutnya sebelumnya juga sudah dilakukan pembersihan.

"Kalau masalah sampah sebenarnya kemarin sudah dibersihkan tapi sekarang ada lagi sampahnya," ungkapnya.

Terpisah, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyampaikan bahwa dirinya sudah meninjau dan melihat secara langsung kondisi jembatan di perbatasan Desa Bangunrejo dan Wonosari tersebut.

Menurutnya, perbaikan akan segera dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal melalui dinas terkait pada September 2025 mendatang dengan menggunakan alokasi anggaran APBD tahun 2025 ini.

"Jembatan di Wonosari itu rencananya mungkin September akan segera diperbaiki. Anggarannya sekitar Rp 500 juta dari APBD tahun 2025 ini," ungkap Bupati Tika.

Sementara terkait sampah yang menumouk disepanjang sungai tersebut pihaknya mengajak masyarakat agar bersama-sama untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan di sungai.

"Iya itu tadi saya lihat sampahnya juga menumpuk di sungai, nanti saya telpon kadesnya," pungkasnya.(Anik)