Helo Indonesia

Diperkuat Atlet Kelas Dunia, Kabupaten Jepara Juara Umum BK Porprov Woodball

Ajie - Olahraga
Selasa, 9 September 2025 20:52
    Bagikan  
Diperkuat Atlet Kelas Dunia, Kabupaten Jepara Juara Umum BK Porprov Woodball

Ketua Umum IWbA Jateng Ardhana Arifianto berpose bersama juara single stroke putra dan single stroke putri.

SEMARANG, HELOINDONESIA.COM - Tim Woodball Kabupaten Jepara tampil sebagai juara umum pada babak kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) Jateng yang berakhir di Stadion Undip Semarang, Selasa 9 September 2025.

Pada ajang yang berlangsung sejak Sabtu (6/9/2025) itu, tim Jepara yang diperkuat atlet kelas dunia itu meraup 6 emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Peringkat kedua diraih Grobogan dengan 4 emas, enam perak, dan satu perunggu. Disusul Kabupaten Pekalongan pada peringkat ketiga setelah meraih 1 emas dan 1 perunggu.

putri

Babak kualifikasi melombakan 14 nomor dan memperebutkan 120 tiket Porprov di Semarang Raya tahun 2026. Emas Jepara didapatkan dari Aulia Riefky Nurafian (single stroke putra), Ariska/Surya Aditya (double stroke putra), Khoirul Mustakin/Yufa Fatma (mix stroke), tim stroke putra, tim stroke putri, dan tim fairway putra. Seperti diketahui, Ariska/Aditya adalah juara pada Kejuaraan Dunia di Cina tahun 2024, dan peraih emas PON 2024.

Ketua Umum Pengprov Indonesia Woodball Association (IWbA) Jateng Ardhana Arifianto mengatakan, pada babak kualifikasi ini muncul potensi baru dari daerah yang tak diperhitungkan. Sehingga, babak kualifikasi berlangsung sangat ketat dan hampir semua daerah meloloskan atlet. Sehingga pada porprov nanti diprediksi akan ketat.

''Melihat hasil babak kualifikasi, tidak ada daerah yang dominan. Seperti Solo dan Kabupaten Pekalongan yang bisa meraih emas. Padahal pada kejuaraan daerah, dua daerah tersebut belum banyak bicara. Bagi kami, ini sangat bagus karena pembinaan di kabupaten/kota berjalan dengan baik,'' tutur Ardhana usai penutupan di Stadion Undip Semarang, Selasa 9 September 2025.


Tiga Daerah Kandas

Dari 16 kabupaten/kota yang mengikuti babak kualifikasi, ada tiga daerah yang gagal merebut medali yaitu Klaten, Batang, dan Banyumas. Namun, Ardhana menilai tiga daerah tersebut punya atlet potensial yang bisa berkembang ke depannya. Dia mendorong agar daerah tersebut mengintensifkan pembinaan.
''Jumlah peserta di luar ekspektasi kami. Banyaknya atlet muda yang tampil memberikan optimisme pada kami, bahwa kaderisasi atlet di daerah berjalan sesuai yang diharapkan. Ada 213 atlet yang mengikuti babak kualifikasi ini,'' katanya.

Baca juga: Masuki Pasar Global, USM dan Duta Besar KBRI Kuala Lumpur Jalin Kerja Sama


Sekretaris IWbA Jateng Siswo Abadi mengatakan, dalam setahun ke depan daerah diharapkan mempersiapkan atletnya sebaik mungkin. ''Porprov Jateng tahun depan adalah salah satu tolok ukur kami mempersiapkan atlet untuk PON XXII NTB-NTT. Saat PON XX, woodball menyumbang tiga emas. IWbA Jateng ingin meningkatkan prestasi ini,'' tuturnya.


Dia mengapresiasi daerah yang menerjunkan atlet muda dan punya potensi bagus ke depan. ''Terpenting adalah pembinaan secara kontinyu,'' tambah Siswo. (Aji)